RSUD AM Parikesit Siapkan Fasilitas Pusat Layanan Kanker Terintegrasi Pertama di Kaltim

RSUD AM Parikesit Siapkan Fasilitas Pusat Layanan Kanker Terintegrasi Pertama di Kaltim
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri saat meresmikan Gedung Murai di RSUD AM Parikesit. (fajar/komparasinews)

KUTAI KARTANEGARA – RSUD AM Parikesit Tenggarong Seberang terus meningkatkan kapasitas layanan bagi pasien. Upaya tersebut diwujudkan melalui pengoperasian Gedung Murai, Gedung Nuri dan Wisma Transit yang disiapkan sebagai pusat layanan kemoterapi dan radioterapi terpadu— yang digadang menjadi fasilitas kanker terintegrasi pertama di Kaltim.

Direktur RSUD AM Parikesit Martina Yulianti, mengatakan Gedung Murai dirancang untuk memenuhi kebutuhan pasien dengan kapasitas layanan yang besar, baik untuk rawat inap maupun rawat jalan.

Di lantai tiga, tersedia 10 ruang perawatan kemoterapi rawat inap, masing-masing berisi dua tempat tidur, sehingga mampu menampung 20 pasien sekaligus. Selain itu, rumah sakit juga menyediakan dua ruang VIP bagi pasien yang memerlukan pelayanan lebih intensif.

Baca Juga  Jadwal Pilkades 2023 di PPU Bakal Dipercepat, Ini Alasannya

“Untuk kemoterapi rawat inap kapasitasnya 20 pasien, ditambah dua ruang VIP yang kami siapkan untuk kebutuhan perawatan khusus,” jelas Martina usai meresmikan, Kamis (15/1/2026).

Untuk layanan kemoterapi rawat jalan, RSUD AM Parikesit menyediakan ruang tindakan khusus bagi pasien yang dapat kembali ke rumah setelah menjalani terapi. Kapasitas rawat jalan saat ini mencapai tujuh pasien per hari.

Selain kemoterapi, rumah sakit juga menyiapkan layanan radioterapi dengan daya tampung lebih besar. Martina menyebut, fasilitas tersebut ditargetkan mampu melayani hingga 40 pasien setiap hari. Sejumlah perangkat penunjang masih dilengkapi agar operasional radioterapi dapat berjalan optimal.

“Fasilitas radioterapi sedang kami penuhi satu per satu. Semua kebutuhan sudah terhitung, kami tinggal melengkapi yang kurang agar layanan bisa berjalan maksimal,” ujarnya.

Baca Juga  Timnas U-20 Gugur Di Piala Asia

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri, menegaskan bahwa kesiapan layanan kanker tidak hanya bertumpu pada infrastruktur, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia (SDM) yang memiliki kompetensi khusus.

“SDM untuk mengoperasionalkan radioterapi sudah lengkap. Tenaga-tenaga khususnya sudah ada di sini. Tinggal SDM penunjang yang akan terus kami tambah seiring kebutuhan dan jam operasional meningkat,” terangnya.

Aulia menegaskan, layanan kemoterapi dan radioterapi ini menjadi bagian dari layanan unggulan Kukar Idaman Terbaik, yang seluruh biayanya ditanggung pemerintah daerah.

“Yang penting disampaikan ke masyarakat, layanan ini bisa diakses secara gratis hanya dengan menggunakan KTP. Warga Kukar yang mendapat rujukan dari puskesmas dan telah melalui proses screening, semuanya akan ditanggung tanpa biaya,” tegasnya.

Baca Juga  Dibanting dan Disiksa Ayah Tiri, Bocah Delapan Tahun Tewas di Kembang Janggut

Dengan penguatan fasilitas dan SDM tersebut, RSUD AM Parikesit diharapkan mampu menjadi rujukan utama pelayanan di Kukar, sekaligus mengurangi beban pasien yang selama ini harus berobat ke luar daerah. (fjr)