US – Pembalap Indonesia Sean Gelael bersama Darren Leung dan Marino Sato sukses meraih kemenangan dramatis pada ajang FIA World Endurance Championship (WEC) 6 Hours of COTA, Amerika Serikat, Senin (8/9/2025) dini hari WIB. Tim United Autosports 95 yang mereka bela awalnya finis kedua, namun berhak naik ke podium utama usai tim AF Corse 54 mendapat penalti lima detik.
“Alhamdulillah, akhirnya kami mendapatkan podium pertama musim ini dan podium utama. Terima kasih untuk rekan saya yang sudah berjuang keras dan tim yang mempersiapkan mobil dengan sangat baik,” kata Sean dalam keterangan resmi.
Drama Hujan, SC, dan Keputusan Berani
Balapan di Circuit of The Americas (COTA), yang menjadi putaran keenam FIA WEC, berlangsung penuh drama. Hujan deras membuat Safety Car (SC) berada di lintasan hampir satu jam sebelum balapan dihentikan sementara dengan bendera merah.
Darren Leung yang start dari posisi tiga memimpin lomba saat red flag, memanfaatkan keputusan rival-rivalnya yang lebih dulu masuk pit. Posisi itu menjadi modal penting bagi Sean dan Sato untuk terus berada di kelompok depan.
Keputusan paling krusial datang dari Sato. Dengan kondisi trek yang mulai mengering, ia memutuskan memakai ban kering meski lintasan masih licin. “Kami berdiskusi lama di radio. Pakai ban kering akan lambat di awal, tapi lebih cepat menjelang finis,” ujarnya.
Strategi itu terbukti tepat. Meski sempat melorot ke posisi enam, Sato mampu menyalip banyak pembalap dan finis kedua. Tambahan penalti untuk AF Corse 54 mengantarkan United Autosports 95 jadi juara, dengan Team WRT 46 naik ke posisi dua dan AF Corse turun ke tiga.
Kemenangan Kelima Sean di WEC
Bagi Sean, ini adalah kemenangan kelima sepanjang kariernya di WEC sekaligus kemenangan kedua di kelas LMGT3. Sebelumnya, pembalap yang menjadi Brand Ambassador Pertamax Turbo ini menang di Spa, Fuji, dan Bahrain (kelas LMP2, 2022) serta di Imola (LMGT3, 2024).
“Semua punya peran besar. Darren di awal memastikan mobil aman, Marino tampil luar biasa di tengah kondisi sulit, dan tim bekerja tanpa lelah. Ini bukti kerja keras kami,” ucap Sean.
Setelah COTA, putaran ketujuh FIA WEC akan digelar di Fuji, Jepang, pada 27 September 2025. Sato tentu berambisi mengulang kemenangan di depan publik sendiri. (*/Zu)












