Sekda Kukar Minta OPD Jalankan Program yang Berkaitan Masalah Stunting

Sekda Kukar Minta OPD Jalankan Program yang Berkaitan Masalah Stunting
Kegiatan rembuk stunting Pemkab Kukar. (Humas Pemkab)

KUTAI KARTANEGARA – Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara (Kukar) Sunggono meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terus fokus mengadakan kegiatan yang berkaitan untuk mengatasi stunting. Hal itu dikatakannya pada rembuk stunting 2024, di mana OPD dan stakeholder terkait menandatangani penguatan komitmen “Mewujudkan Generasi Emas Kukar Bebas Stunting”, Rabu (27/3/24) di Aula Bappeda Kukar kompleks Perkantoran Bupati di Tenggarong.

Dikatakannya, penanganan stunting dilakukan sesuai standar akuntabel pemerintah. Sehingga audit terhadap segala kegiatan itu ada. Untuk itu, setelah OPD mempresentasikan rencana kegiatan terkait stunting, diharapkan langsung ada koreksi perbaikan jika ada yang kurang sesuai.

Baca Juga  Dimulai 13 Januari, Disdikbud Samarinda Sebut Program MBG Jadi Edukasi Para Siswa 

Menurut hasil evaluasi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kukar, kegiatan yang tak sesuai terkait stunting relatif sedikit, hal ini menurut Sunggono patut diapresiasi.

”Jadi jangan ada lagi kegiatan yang tak sesuai dalam kaitan menekan stunting. Pastikan OPD memiliki pemahaman utuh tentang tupoksinya terkait penanganan stunting,” tegasnya.

Sunggono kemudian menginformasikan bahwa berdasarkan data Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, kemiskinan ekstrem di Kukar tahun 2023 dinyatakan nol persen.

Baca Juga  Gelar Safari Ramadan, Wali Kota Samarinda Titip Tiga Pesan Ini ke Jemaah

Menurutnya, strategi yang Pemkab Kukar lakukan untuk kesuksesan tersebut salah satunya adalah terus berkoordinasi dengan semua pihak. Termasuk DPRD terkait kegiatan penanganan stunting juga kemiskinan ekstrem.

“Capaian ini patut disyukuri, kita hanya perlu konsisten melakukan yang sudah bagus,” tandasnya. (zu/advdiskominfokukar)