Semarak Hari Raya Idulfitri 1445 Hijriah, Pemkab Kukar Gelar Lomba Takbir Keliling

Semarak Hari Raya Idulfitri 1445 Hijriah, Pemkab Kukar Gelar Lomba Takbir Keliling
Suasana pembukaan takbir keliling di Tenggarong. (Humas Pemkab)

KUTAI KARTANEGARA – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah melepas peserta takbir keliling menyambut Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1445 Hijriah di depan Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martapura, Selasa (9/4/2024) malam.


Takbiran keliling kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, karena tahun ini diikuti perwakilan masing-masing kelurahan dan pemenangnya akan mendapatkan hadiah puluhan juta rupiah.

Sebanyak 27 peserta lomba takbiran dilepas dengan pengibaran bendera start dan pemukulan beduk oleh Bupati bersama jajaran forkopimda. Selain peserta lomba, ratusan masyarakat juga berpartisipasi mengikuti pawai takbiran keliling dengan kendaraan berbagai tipe yang turut menyemarakkan, diawali atraksi tabuh beduk oleh bubuhan Keroan Sempelat Pore selaku panitia.

Baca Juga  DPRD Kaltim Dorong Penguatan Demokrasi Lewat Rapat Pokja IDI 2025

Edi menyampaikan ucapan syukur dan terima kasih karena tradisi pawai takbiran keliling bisa digelar kembali tahun ini bahkan dilombakan. Hal itu berkat kerja sama berbagai pihak.


“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya, tradisi takbir keliling ini masih terjaga dengan baik. Alhamdulillah bisa kita laksanakan setiap tahunnya dalam rangka menyambut hari Raya Idulfitri maupun Hari Raya Iduladha” ujarnya.

Baca Juga  Tim Pansus DPRD Samarinda Kaji Perubahan Perda Penyelenggaraan Bantuan Hukum

Edi menambahkan kegiatan takbir keliling dapat terus menjaga persatuan dan persaudaraan. Walaupun terdapat perbedaan dalam penentuan awal Ramadan itu sebagai salah satu memperkuat persaudaraan.


Pada momentum ini Edi mengajak panitia dan peserta untuk terus menjaga dan melestarikan tradisi takbir keliling. Di satu sisi harus ada pemahaman bahwa kegiatan takbir keliling ini dilaksanakan dengan riang gembira dan suka cita, namun tidak meninggalkan unsur syiar agamanya menyampaikan pesan melalui takbir keliling.

“Untuk panitia dan dewan juri saya berharap agak ketat penilaiannya, jangan sampai ada musik-musik yang tidak sesuai, karena memang nuansanya Islami,” jelasnya. (zu/advdiskominfokukar)