Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW, Aswaja Kukar Dakwah di Kota Bangun

Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW, Aswaja Kukar Dakwah di Kota Bangun
Suasana Maulidan yang digelar Aswaja Kukar di Kecamatan Kota Bangun. (Istimewa)

KUTAI KARTANEGARA – Dalam rangka menyemarakkan Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 Hijriah, Majelis Taklim Ahlussunnah Wal Jama’ah (Aswaja) Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar Safari Dakwah di Kecamatan Kota Bangun. Sekaligus memberikan bantuan bahan pangan pokok kepada warga prasejahtera di Masjid Al – Jamal Kecamatan Kota Bangun, Rabu (12/10/2022).

Ketua Majelis Aswaja Kota Bangun Suhairi mengucapkan terima kasih atas dilaksanakannya kegiatan tersebut. Dia berharap terus berkelanjutan dalam pembinaan Majelis taklim di kecamatan, saling bersilahturahmi dalam kegiatan keagamaan dalam merangkul masyarakat.

“Untuk memberikan bekal dalam berumah tangga, dalam bermasyarakat dan kegiatan sehari-hari,” ucapnya.

Baca Juga  Tegas! Gubernur Kaltim Ingatkan Pusat Antisipasi Masalah Sosial di IKN

Pengurus Majelis Taklim Aswaja Kukar Suprianto menyampaikan, Majelis Taklim Aswaja di kabupaten maupun di kecamatan bertugas menghidupkan Majelis taklim yang ada daerah sekitarnya. Seperti diketahui bersama, majelis taklim berisi pengajian, ceramah, yasinan, arisan, dan lainnya.

“Dengan tujuan agar kita bisa dekat dengan Allah SWT dan menjalin silaturahmi sesama muslim. Apalagi ini adalah zamannya gadget, sekarang godaan setan berada di tangan kita. Karena kita sering terlena dengan menyia-nyiakan waktu kita dengan memegang gadget sampai suara azan pun dilewatkan begitu saja,” sebutnya.

Lebih lanjut Suprianto mengatakan, Majelis Taklim Aswaja Kecamatan hendaklah rutin mengadakan kegiatan. Baik itu sepekan dua kali, sepekan sekali, ataupun sebulan dua kali.

Baca Juga  Bunda PAUD Kukar Bakal Mulai Program Rumah dan Sekolah Sigap

“Usahakan kegiatan ini terus berjalan jangan sampai setiap bulannya kosong kegiatan. Aswaja Kukar akan terus berkeliling kecamatan untuk terus mengingatkan dan memonitoring kegiatan yang dilakukan oleh Majelis taklim Aswaja kecamatan. Sembari memberikan bantuan kepada keluarga prasejahtera,” ungkapnya.

Supprianto berharap kegiatan keagamaan terus hidup di setiap Masjid. Dan setiap waktu salat masyarakat juga bisa memenuhi tempat ibadah untuk mengerjakan ibadahnya tepat waktu.

“Salat lima waktu bagi muslim wajib dan sangatlah penting. Untuk itu marilah kita mengerjakan salat di masjid yang telah tersedia. Sangat disayangkan sekali jika masjid yang megah cuma digunakan di waktu-waktu hari besar saja,” tuturnya. (zu)