KUTAI KARTANEGARA – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) menyerahkan bantuan sembako dan tunai dari rumah ke rumah. Penyerahan bantuan ini dilakukan usai salat Subuh di Masjid Agung Sultan Sulaiman, Kamis (23/6/2022).
Edi didampingi Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kukar Mohammad Bisron, Camat Tenggarong Sukono dan Lurah Panji Isnaniah menyerahkan bantuan untuk warga permukiman di belakang masjid.
Bukan hanya masyarakat prasejahtera, bantuan juga diberikan kepada para janda dan kaum duafa. Selain penyerahan bantuan, Edi juga ingin melihat kondisi kehidupan masyarakat secara langsung.
Bantuan yang sama juga bakal diberikan kepada masyarakat di sekitar masjid-masjid lain di wilayah Tenggarong.
Sebelumnya dalam Rakor Pengentasan Kemiskinan, Selasa (21/6/2022) lalu, Edi menegaskan masjid merupakan salah satu rumah besar pengentasan kemiskinan berbasis rumah ibadah. Untuk itu sebagai mitra pemerintah, DMI meminta para pengurus masjid menangani warga-warga prasejahtera di sekitar masjid dan harus punya data profil warga baik dermawan, menengah maupun prasejahjtera.
Saat ini pun dewan masjid sudah memiliki data tersebut dengan program E-Masjid.
“Dari sisi agama berdosa bila membiarkan ada masyarakat miskin dilingkungan tempat tinggal kita. Paling tidak tetangga sebelah rumah yang harus diperhatikan dan begitulah maksud saya masjid harus memiliki data masyarakatnya yang berada 40 rumah baik itu di sisi kiri, kanan, depan dan belakang masjid,” urai Edi.
Dia meminta instansi terkait, lurah dan camat untuk mendata masyarakat yang membutuhkan bantuan. Edi juga berharap data-data bisa terus diperbarui dan terintergrasi dengan kementerian maupun perusahaan-perusahaan yang ada di Kukar.
“Hal ini agar bila para perusahaan melakukan CSR bisa berkoordinasi dengan dinas terkait agar program yang dilakukan bisa ikut menanggulangi masalah yang ada di Kukar. Terutama untuk menanggulangi masalah kemiskinan,” tandas orang nomor satu di Kota Raja ini. (xl)












