Wabup Kasmidi Bulang Optimistis Angka Stunting Kutim Capai 14 Persen di 2024

Wabup Kasmidi Bulang Optimistis Angka Stunting di Kutim Capai 14 Persen di 2024
Wabup Kasmidi Bulang (tengah) saat menutup AGAS dan Gebyar Bulan Timbang, Rabu (24/8/2022). (Humas Kutim)

KUTAI TIMUR – Tingginya persentase tingkat stunting di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) membuat Wakil Bupati (Wabup) Kasmidi Bulang geram. Sebab menurutnya angka tersebut terlalu tinggi dan tidak sesuai dengan realita yang ada.

“Kita ketahui bersama bahwa Kabupaten Kutai Timur ini di Provinsi Kalimantan Timur salah satu kabupaten tertinggi angka stuntingnya, kita tidak tahu datanya dari mana tapi yang pasti kita harus akui itu. Tetapi mungkin di lapangan tidak seperti itu juga,” tutur Kasmidi Bulang saat menutup Aksi Gerak Atasi Stunting (AGAS) dan Gebyar Bulan Timbang, Rabu (24/8/2022).

Baca Juga  MTQ Ke-7 Loa Kulu Resmi Dibuka, Jadi Ajang Pembinaan dan Seleksi Kafilah

Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kutim ini menjelaskan angka stunting sebesar 27,5 persen itu, jika dibagi rata-rata dengan jumlah penduduk kita 400 ribu orang, berarti hampir 100 ribu orang yang stunting.

“Kita sepakat hari ini tidak mungkin itu, tapi data tersebut yang dipakai secara nasional artinya mau tidak mau, suka tidak suka itu menjadi referensi kita. Kita harus termotivasi dengan data itu,” terang orang nomor dua di Pemkab Kutim ini.

Baca Juga  Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Jalan Sehat Yang Digelar KPU Kukar

Namun terlepas dari angka yang tinggi, Kasmidi mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja dengan sangat baik dan optimis untuk mencapai target penurunan angka stunting.

Dia berharap, melalui kekompakan dan kerjasama semua pihak, angka stunting yang 27,5 di Kutim bisa ditekan dan wajib untuk turun. Dirinya pun optimistis, 14 persen di 2024 (sesuai target nasional) bisa dicapai.

“Dengan pergerakan seperti ini (semua pihak terkait), InsyaAllah akan turun secara otomatis,” tutup Kasmidi. (xl)