Wagub Harap Desa Wisata Bakal Mampu Gantikan Mal sebagai Tempat Hiburan

Wagub Harap Desa Wisata Bakal Mampu Gantikan Mal sebagai Tempat Hiburan
Wagub Kaltim Seno Aji. (adpimprov Kaltim)

SAMARINDA – Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim Seno Aji berharap kehadiran desa wisata bisa menggantikan mal sebagai tempat hiburan. Harapan itu disampaikannya dalam saat membuka Malam Anugerah Jambore Desa/Kampung Wisata Kaltim 2025 di Swiss-Belhotel Samarinda, Kamis (11/9/2025) malam.

Seno berharap momentum Jambore Wisata sekaligus penyerahan Anugerah Desa Wisata Provinsi Kaltim 2025 mampu memotivasi seluruh desa untuk terus maju, berkembang, dan mandiri.

“Ke depan kita harapkan desa wisata di Kaltim mampu menjadi tempat liburan pengganti mal. Apalagi, jika terjadi peningkatan penduduk, tentu akan berpotensi menjadi tempat kunjungan para pendatang,” ujarnya. 

Menurut Seno, pengembangan desa wisata akan membuat Kaltim semakin maju dan terarah, terutama dengan adanya pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Pemprov Kaltim, sambungnya, berharap desa wisata terus tumbuh dan berkembang, harus mampu menjadi destinasi bagi pendatang. 

Baca Juga  Dispar Kukar Persiapkan Event Festival Budaya Nusantara Juli Mendatang

Diketahui, dari 841 desa di Kaltim, baru sekitar 120 yang sudah ditetapkan, dan diharapkan dapat berkembang menjadi Desa Wisata Mandiri. Supaya bisa mendapat dukungan pengembangan dari Kementerian Pariwisata.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kaltim Ririn Sari Dewi menambahkan, Jambore Desa Wisata merupakan bentuk apresiasi terhadap pengembangan pariwisata berbasis desa yang dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) se-Kaltim. 

Baca Juga  Gelorakan Germas, Bupati Kukar Ikuti Senam Zumba Bersama Masyarakat

Jambore Desa Wisata 2025 berlangsung pada 11–13 September 2025 dan dirangkai dengan orientasi lapangan ke Bukit Mahoni, Kutai Kartanegara. Adapun juara lomba desa wisata yaitu Kampung Wisata Pringgondani Balikpapan sebagai juara pertama, Kampung Wisata Bontang Baru Bersinar juara kedua, dan Desa Wisata Tanjung Batu di posisi ketiga. 

Untuk kategori khusus, Desa Kolaboratif diraih Desa Wisata Wonosari PPU, Desa Budaya oleh Kampung Ketupat Samarinda, Desa Buatan oleh Desa Wisata Suka Maju Kutim, serta Desa Rintisan oleh Desa Wisata Rimba Taka Kabupaten Paser dan Desa Wisata Linggang Melapeh Kutai Barat.

Baca Juga  Wagub Klaim Keterbukaan Informasi Publik di Kaltim Sudah Berjalan Baik

Kegiatan ini juga dihadiri pejabat administrator Dinas Pariwisata Kaltim serta para juri Lomba Desa Wisata asal Kaltim dan Provinsi Bali. (xl)