KUKAR IDAMAN SEP 26

Diskominfo Kaltim Apresiasi Kehadiran Masyarakat Anti Fitnah Indonesia

Diskominfo Kaltim Apresiasi Kehadiran Masyarakat Anti Fitnah Indonesia
Kepala Diskominfo Kaltim Muhammad Faisal. (Diskominfo Kaltim)

SAMARINDA – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim mengapresiasi keberadaan Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo). Pasalnya organisasi masyarakat sipil ini peduli terhadap pemberantasan konten informasi negatif atau berita hoaks.

Diketahui, organisasi ini memulai sebagai gerakan akar rumput secara online sejak 2015. Sementara di Kaltim, Mafindo hadir diisi oleh para penggiat komunikasi media sosial dan anti hoaks dan turut aktif dalam menyosialisasikan bahaya informasi bohong dan menciptakan imunitas terhadap hoaks.

Baca Juga  Dewan Samarinda Geram Ada Oknum Pegawai SPBU Terlibat Aktivitas Pengetapan BBM Bersubsidi

“Kami sambut positif. Mereka adalah penggiat medsos yang membantu pemerintah mengatasi penyebaran hoaks. Karena Pemprov tidak bisa bekerja sendiri dalam melawan hoaks. Informasi begitu banyak, sementara penduduk juga terus bertambah,” urai Kepala Diskominfo Kaltim Muhammad Faisal.

Kata dia, di luar aktivitas internal Mafindo, Diskominfo aktif berkolaborasi dalam kegiatan sosialisasi anti hoaks. Menurut Faisal, Mafindo yang jeli memilih segmen khusus seperti kelompok ibu rumah tangga, disabilitas dan lansia cukup membantu Diskominfo dalam memberikan edukasi dan pencerahan kepada kelompok tersebut.

Baca Juga  Dibantu DKP Kaltim, Kelompok Usaha Garam Kersik Sukses Panen Perdana

Diterangkan, sama seperti daerah lain, informasi hoaks masih menyebar dan bertebaran dimana-mana. Apalagi konstelasi politik menjelang Pesta Demokrasi 2024 makin meninggi, yang berpotensi pada masifnya penyebaran informasi hoaks.

“Di Kaltim, hoaks tidak bisa dikatakan tidak ada. Tetapi tinggi banget juga tidak. Kita terus berupaya menekan angka penyebaran hoaks itu dengan berbagai cara. Salah satunya ya dengan meningkatkan kesadaran masyarakat. Sumber resmi terus kami sosialisasikan,” papar Faisal. (xl/advdiskominfokaltim)