Paskibraka Kaltim Mulakan Pendidikan dan Pelatihan, Ini Harapan Pemprov

Paskibraka Kaltim Mulakan Pendidikan dan Pelatihan, Ini Harapan Pemprov
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kaltim Syirajuddin baju merah memulakan diklat Paskibraka Kaltim, Jumat (28/07/2023). (Diskominfo Kaltim)

SAMARINDA – Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kaltim memulai Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) mereka pada tanggal 27 Juli hingga 23 Agustus 2023 mendatang. Bertempat di Gelora Kadrie Oening, gedung asrama 1 Jalan Wahid Hasyim, Samarinda.

Sebanyak 38 putra-putri terpilih dari kabupaten/kota se-Kaltim akan menjalani pelatihan dalam bidang Psikologi dan Kesehatan. Tim pelatih terdiri dari 3 anggota TNI, 3 anggota Polri, 6 orang narasumber, 2 orang psikolog dan 2 orang tenaga kesehatan.

“Mereka adalah calon Paskibraka yang luar biasa antusiasnya, mewakili seluruh kabupaten/kota. Selamat kepada kalian yang paling hebat dan terpilih,” tutur Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kaltim Syirajuddin yang memimpin upacara pembukaan, pada Jumat (28/07/2023).

Baca Juga  Kamaruddin Minta Distributor Teri dan Cumi Kering Berpengawet Ditindak

Dalam menyambut bulan Agustus yang semakin dekat, pemusatan pendidikan ini diharapkan akan menumbuhkan rasa persatuan di kalangan generasi muda, membangun karakter pemuda yang kuat, beriman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta cinta terhadap tanah air dan bangsa.

“Selama 28 hari, saya yakin mereka akan mengikuti arahan pelatih dengan disiplin,” sebutnya.

Proses seleksi untuk menjadi anggota Paskibraka tidaklah mudah, dimulai dari tahapan seleksi hingga terpilih 40 peserta, di mana 2 di antaranya akan dikirim ke Pusat untuk menjadi anggota Paskibraka di Istana Negara.

Baca Juga  KPU Kukar Masih Menunggu Putusan MK Soal Penetapan Kepala Daerah

“Pemerintah Provinsi sangat berharap para peserta Paskibraka Kaltim menunjukkan kesungguhan, keseriusan dan mengikuti semua arahan pelatih,” pesannya.

Dari 38 peserta yang terpilih, mereka akan bertugas dalam menaikkan dan menurunkan bendera saat perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-78 pada tahun 2023.

“Kalian tidak berdiri sendiri, tetapi dituntut untuk bekerja sama, tidak egois, dan tidak saling menjatuhkan. Semoga kalian diberikan kekuatan, kesehatan dan kelancaran dalam tugas ini,” tutup Syirajuddin. (xl)