KUKAR IDAMAN SEP 26

Lapas Narkotika Samarinda Geledah dan Tes Urine Para Warga Binaan, Ada Apa?

Lapas Narkotika Samarinda Geledah dan Tes Urine Para Napi, Ini Hasilnya
Razia pada hunian setiap blok di Lapas dan penggeledahan ke WBP. (Ist)

SAMARINDA – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Samarinda kembali menggelar razia dan tes urine bagi para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Hal ini digelar sebagai wujud arahan dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

Kepala Lapas Narkotika Samarinda Theo Adrianus mengatakan, kegiatan ini dalam rangka melaksanakan arahan 13 program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya pada poin 1 yakni memberantas peredaran narkoba, dan pelaku penipuan dengan berbagai modus di Lapas.

“Pelaksanaan kegiatan razia blok hunian dan tes urine tersebut dilakukan serentak di Lapas dan Rutan, yang memang ditunjuk sebagai pilot project Bersih dari Narkoba (Bersinar),” ucap Theo, Sabtu (21/12/2024).

Baca Juga  Bupati Kukar Buka Festival Kembang Janggut, Beri Hiburan Masyarakat dan Fasilitasi UMKM

Sebagai langkah nyata, Lapas Narkotika Samarinda kembali menggelar penggeledahan di seluruh kamar hunian dan melakukan tes urine kepada seluruh warga binaan.

“Ini bertujuan untuk memastikan bahwa lingkungan pemasyarakatan benar-benar bersih dari barang terlarang dan narkoba,” ujarnya.

Lebih lanjut, kegiatan ini juga menggambarkan komitmen yang tinggi dalam menciptakan suasana yang kondusif, aman, dan jauh dari penyalahgunaan narkoba.

Baca Juga  Beri Keterampilan Kaum Ibu, DWP Kaltim Gelar Pelatihan Membuat Roti

Melalui kegiatan ini, Lapas Narkotika Samarinda dapat menjadi contoh bagi lapas lainnya, menunjukkan bahwa dengan kesungguhan dan kerjasama seluruh pihak dapat mewujudkan lapas yang bersih.

“Kami berharap ini juga menjadi langkah awal dalam menciptakan perubahan positif yang berkelanjutan bagi warga binaan, sehingga mereka dapat menjalani pembinaan dengan lebih baik, memperbaiki diri, dan siap kembali ke masyarakat dengan bekal yang lebih positif,” tutup Theo. (nta)