PENAJAM – Seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaskibraka) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus berlanjut. Sebanyak 73 peserta dinyatakan lolos dalam Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan Tes Inteligensi Umum (TIU) yang digelar secara online di Hotel Aqilla, Senin (24/03/2025).
Dari total 103 peserta yang lolos seleksi administrasi, hanya 100 orang yang mengikuti tes karena tiga peserta berhalangan hadir.
“Dua peserta tidak dapat mengikuti tes karena sakit, dan satu peserta mengundurkan diri,” jelas Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) PPU, Agus Dahlan.
Ia menambahkan bahwa sistem penilaian dalam seleksi ini cukup ketat. Peserta yang memperoleh nilai di bawah 70 langsung dinyatakan tidak lolos.
“Dari 100 peserta yang mengikuti TWK dan TIU, sebanyak 73 berhasil melanjutkan ke tahap berikutnya, sementara 27 lainnya gugur,” kata Agus.
Selanjutnya, peserta yang lolos akan menjalani pemeriksaan kesehatan yang dijadwalkan berlangsung pada akhir April 2025.
Seleksi ini merupakan bagian dari proses panjang dalam membentuk Paskibraka yang akan bertugas dalam upacara peringatan Hari Kemerdekaan. Para peserta terpilih nantinya akan mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan sebelum dikukuhkan secara resmi oleh Bupati PPU, Mudyat Noor.
Agus juga menekankan pentingnya integritas dan semangat juang bagi para peserta yang ingin menjadi bagian dari Paskibraka.
“Seleksi ini bukan hanya menilai kemampuan akademik dan fisik, tetapi juga mencari individu yang memiliki jiwa kepemimpinan dan disiplin tinggi,” lanjutnya.
Dari 73 peserta yang lolos, nantinya akan dipilih 44 orang untuk bertugas di tingkat kabupaten. Selain itu, empat peserta terbaik akan dikirim untuk mengikuti seleksi di tingkat provinsi.
“Kami berharap tahun ini ada peserta dari PPU yang bisa lolos ke tingkat nasional, mengingat selama beberapa tahun terakhir belum ada yang berhasil sampai ke tahap tersebut,” pungkasnya. (Adv/Zu)












