KUTAI KARTANEGARA – Pelantikan Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap I Tahun 2024 di Kutai Kartanegara (Kukar) dijadwalkan akan berlangsung Senin (26/5/2025). Kegiatan ini akan berlangsung di Stadion Aji Imbut, Tenggarong Seberang, diikuti 3.870 orang calon PPPK.
Kepala Bidang Mutasi dan Promosi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kukar Mopfiyanti Ramadhan menjelaskan, para peserta pelantikan yang akan dilantik telah lulus seleksi dan memperoleh persetujuan teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Untuk kemudian diambil sumpah dan janji jabatannya.
“Proses ini merupakan kewajiban bagi ASN, khususnya PPPK, yang telah menandatangani kontrak kerja untuk melayani masyarakat. Setelah resmi dilantik, mereka akan menerima gaji dan tunjangan,” ujar Mopfi, Kamis (22/5/2025).
Untuk memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan lancar, pihaknya telah berkoordinasi dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait serta aparat kepolisian. Persiapan teknis mencakup rekayasa lalu lintas, penyediaan tenaga kesehatan, hingga hal-hal yang dianggap penting saat acara.
Menariknya, rentang usia peserta pelantikan cukup beragam. Calon PPPK tertua berusia 59 tahun, lahir pada tahun 1966, sedangkan yang termuda berusia 24 tahun, lahir pada 2001.
“Nanti saat pelantikan, kami akan umumkan secara khusus siapa yang tertua dan termuda. Ini bisa menjadi inspirasi, bahwa yang muda harus terus berinovasi dan yang tua tetap bersemangat mengabdi,” terangnya.
Adapun rincian formasi yang akan dilantik terdiri dari 441 tenaga guru, 199 tenaga kesehatan, dan 3.230 tenaga administrasi. Para calon PPPK ini tersebar di seluruh wilayah Kukar, mulai dari zona hulu, tengah, hingga pesisir, dengan dominasi terbanyak dari zona tengah.
Dari sisi keberagaman, Mopfi menyebutkan data pemeluk agama para calon PPPK meliputi 3.722 orang beragama Islam, 119 Kristen, 26 Katolik, dan 3 orang beragama Hindu.
“Alhamdulillah, tingkat partisipasi sangat tinggi. Hanya sekira 40 orang yang berhalangan hadir karena alasan tertentu,” pungkasnya. (adv/fjr)












