KUTAI KARTANEGARA – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Desa Jembayan Tengah dilaksanakan dengan meriah. Festival Kampong Seraong merupakan salah satu agenda dalam memperingati HUT Desa Jembayan Tengah, Kecamatan Loa Kulu.
Pembukaan acara ini berlangsung pada Selasa (10/6/2025) di samping Kantor Desa Jembayan Tengah. Meskipun cuaca sedang hujan, kehadiran masyarakat cukup antusias menyambut kegiatan ini.
Pemerintah Desa Jembayan Tengah bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar) dalam pelaksanaan agenda tersebut. Kepala Desa (Kades) Jembayan Tengah Masnur, mengungkapkan bahwa pelaksanaan agenda semacam ini secara rutin dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT Desa.
“Jadi, kegiatan rutin kami setiap tahun adalah peringatan ulang tahun Desa Jembayan Tengah. Desa ini dimekarkan pada 6 Juni 2006. Namun karena bertepatan dengan Iduladha, tahun ini perayaannya kami majukan ke tanggal 9 Juni 2025,” jelasnya saat diwawancarai usai pembukaan acara.
Agenda tersebut telah berlangsung sejak Senin (9/6/2025). Diawali dengan proses Tepong Tawar yakni ritual adat mengelilingi batas-batas wilayah desa. Pada Selasa (10/6/2025) dilanjutkan dengan kegiatan Festival Kampong Seraong.
Dalam pembukaan festival tersebut, disajikan berbagai penampilan, mulai dari Tarian Tradisional, Band Lokal hingga diakhiri dengan Pemotongan Tumpeng.
“Sebagaimana kita saksikan tadi, seluruh unsur adat kami tampilkan dalam pembukaan. Itu adalah miniatur dari Desa Jembayan Tengah, Kecamatan Loa Kulu. Karena desa kami sudah ditetapkan sebagai desa budaya, kami juga sedang mengembangkan potensi menjadi desa wisata,” ucap Masnur.
Tak hanya pertunjukan, terdapat stan-stan UMKM masyarakat hingga stand Pemerintah Desa Jembayan Tengah dan stand TP-PKK Jembayan Tengah yang menampilkan produk-produk ekonomis buatan masyarakat.
Masnur berharap Festival Kampong Seraong dapat lebih dikenal oleh masyarakat Kukar yang akan menjadikan magnet wisata masyarakat berkunjung ke Desa Jembayan Tengah.
“Harapannya ke depan, semoga ini nanti lebih lagi istilahnya bergema kemana-mana. Jadi biar wisata yang mau datang ke sini, monggo. Menyaksikan acara kami di Festival Kampong Seraong,” tandasnya. (adv/fjr)












