SAMARINDA – Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Yenni Eviliana, meminta Pemerintah Provinsi Kaltim dan rumah sakit segera mengambil langkah cepat dan terkoordinasi menyusul dugaan kemunculan kembali kasus COVID-19 di wilayah tersebut. Hal ini disampaikannya setelah muncul laporan dua pasien yang diduga terpapar virus corona, Kamis (12/6/2025).
“Jika benar ini COVID-19, kita tidak boleh lamban. Kita tidak ingin mengulang kejadian 2019. Harus ada reaksi cepat,” tegas Yenni.
Ia menekankan pentingnya evakuasi sesuai prosedur kesehatan dan penerapan protokol darurat sambil menunggu hasil laboratorium dari Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Meski hasil resmi belum keluar, Yenni menilai tindakan pencegahan tidak boleh ditunda.
Politisi PKB itu juga menyoroti pentingnya transparansi informasi kepada publik. Menurutnya, keterbukaan adalah kunci membangun kewaspadaan tanpa menimbulkan kepanikan. “Jangan disembunyikan. Masyarakat harus tahu, agar mereka bisa bersiap,” ujarnya.
Yenni mengimbau masyarakat untuk kembali menerapkan pola hidup bersih dan sehat, menjaga imunitas tubuh, serta disiplin dalam kebersihan tangan dan konsumsi makanan bergizi.
Ia menegaskan bahwa kesehatan adalah tanggung jawab bersama dan semua pihak harus saling mendukung agar potensi penyebaran virus tidak meluas. (adv/zu)












