Pembangunan LPJU Jadi Prioritas Pemerintah Kecamatan Tenggarong

Pembangunan LPJU Jadi Prioritas Pemerintah Kecamatan Tenggarong
Salah satu LPJU di Kecamatan Tenggarong. (fajar/komparasinews)

KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kecamatan Tenggarong menyoroti masih banyaknya titik jalan yang minim penerangan. Termasuk akses utama menuju Desa Rapak Lambur yang kondisinya masih nampak gelap pada malam hari.

Camat Tenggarong Sukono mengungkapkan, pihaknya telah mengajukan usulan pemasangan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) ke pemerintah daerah. Rencananya sebanyak 500 titik penerangan akan dipasang di wilayah Tenggarong.

“Kami berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait dapat memprioritaskan daerah-daerah yang paling membutuhkan, salah satunya adalah jalan menuju Rapak Lambur,” ujar Sukono.

Baca Juga  Masih Banyak Pungutan Liar, Makna "Gratis" dalam Pendidikan di Sekolah Jadi Sorotan 

Namun dia menyadari bahwa proses pemasangan LPJU tidak bisa dilakukan secara instan. Pemasangan membutuhkan waktu karena keterbatasan kapasitas pengerjaan harian.

“Setiap harinya hanya bisa dilakukan pemasangan antara 5 hingga 10 titik. Jadi harus dilakukan secara bertahap,” jelasnya.

Menurut Sukono, meski sebagian besar wilayah di Kecamatan Tenggarong sudah terlayani LPJU, namun masih terdapat sejumlah lokasi rawan yang minim penerangan. Titik-titik tersebut umumnya berada di area sepi yang berpotensi menimbulkan keresahan warga, terutama pada malam hari.

Baca Juga  Pemprov Kaltim Serahkan Penghargaan Kinerja Terbaik dalam Percepatan Penurunan Stunting

“Tempat-tempat seperti ini perlu perhatian khusus karena berpengaruh terhadap kenyamanan dan keamanan masyarakat,” imbuhnya.

Sukono memastikan bahwa program penerangan jalan tetap menjadi prioritas. Hal itu juga sejalan dengan kebijakan Pemkab Kukar yang menjadikan LPJU sebagai bagian dari pelayanan dasar publik.

“Insyaallah, untuk titik-titik gelap yang berpotensi menimbulkan keresahan, akan kami percepat realisasinya,” pungkasnya. (adv/fjr)