Lanjong Art Festival 2025 Sukses, Pemkab Kukar Dorong Penyelenggaraan Tahun Berikutnya

Lanjong Art Festival 2025 Sukses, Pemkab Kukar Dorong Penyelenggaraan Tahun Berikutnya
Penyerahan hadiah kepada pemenang Sutradara dan Aktor terbaik di Lanjong Art Festival 2025. (fajar/komparasinews)

KUTAI KARTANEGARA – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar) Thauhid Afrilian Noor memberikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan Lanjong Art Festival (LAF) tahun 2025 yang berlangsung di Taman Ladaya Tenggarong, Kamis (28/8/2025) malam.

LAF 2025 dimulai sejak tanggal 22 Agustus, dengan acara utama adalah perlombaan teater se- Indonesia. Dihadiri berbagai komunitas seni dan teatrikal dari berbagai wilatah di Indonesia.

Thauhid menyampaikan kekagumannya atas berbagai penampilan seni teater hingga musik yang sangat apik. Selain komunitas lokal, turut hadir penampil dari luar negeri, mulai dari Brazil, Singapore hingga Jepang.

Baca Juga  Kembali Jadi Wakil Rakyat, Fachruddin Dipercaya Lanjutkan Aspirasi Dapil IV Kukar

“Malam ini saya anggap sudah kompleks sekali penampilannya, ada seni teater, musik. Ada seni teaterikal dari luar negeri, ada juga dari lokal. Saya anggap ini sebagai sebuah keberhasilan yang sangat sukses bagi kegiatan Lanjong Art Festival 2025 ini,” ujarnya saat ditemui Komparasinews.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar sangat mendukung penyelenggaraan kegiatan di tahun mendatang. Dukungan tersebut juga datang dari Bupati Kukar Aulia Rahman Basri yang memberikan hadiah kepada pemenang Sutradara dan Aktor terbaik senilai total Rp40 Juta.

Baca Juga  Pencairan THR ASN Kukar Masih Menunggu Regulasi

“Kami pemerintah sangat mengapresiasi kegiatan ini dan berharap bahwa kegiatan ini terus bisa berjalan, terus berlanjut sampai 2026 nanti bisa dilaksanakan lagi, mungkin dengan banyak lagi penampilan-penampilan,” kata Thauhid.

Kesuksesan LAF 2025 dinilai menjadi bukti bahwa kesenian akan turut bertumbuh. Ia yakin bahwa hal ini juga mendukung seniman dan komunitas untuk ikut berkembang.

“Saya sekali lagi mengapresiasi, ini bukti bahwa sebuah daerah itu akan tumbuh, kalau budaya, seni dan senimannya tumbuh serta berkembang,” ungkapnya. (fjr)