Dispora Kukar Fokus Dukung Pengembangan Wirausaha Muda Melalui Pelatihan Kewirausahaan

Foto : Kepala Bidang (Kabid) Kepemudaan dan Kewirausahaan Dispora Kukar, Derry Wardana. (Istimewa)

KUTAI KARTANEGARA – Pada tahun 2025 program kewirausahaan dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara (Kukar) difokuskan kepada masyarakat, khususnya para pelaku wirausaha muda. Hal ini disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Kepemudaan dan Kewirausahaan Dispora Kukar, Derry Wardana.

Derry menyebutkan, Dispora Kukar sudah menggelar sejumlah pelatihan kewirausahaan bagi wirausaha muda untuk manambah wawasan dalam pengembangan usaha.

“Alhamdulillah, tahun ini kami menitik beratkan program kewirausahaan kepada pelaku wirausaha muda yang baru memulai,” ujarnya.

Ia menyebutkan, bahwa para peserta berasal dari sejumlah kecamatan yang ada di Kukar. Fokus pelatihan adalah pada manajemen tata kelola usaha. Untuk memulai usaha, para peserta harus mengetahui arah dan rencana usaha mereka.

Baca Juga  Pemkab Kukar Atasi Kemiskinan di Tingkat Bawah Melalui Program Rp150 Juta Per RT

“Kami membantu mereka memetakan keinginannya, apakah ingin bergerak di sektor kuliner atau bidang lainnya,” ucap Derry.

Ia menjelaskan, terkait bantuan sarana dan prasarana, Dispora Kukar memiliki mekanisme tersendiri. Tidak seperti perangkat daerah lainnya, Dispora Kukar mewajibkan calon penerima bantuan untuk terlebih dahulu mengikuti tahapan khusus melalui program Klinik Wirausaha Pemuda Mandiri.

Baca Juga  Gerakan Menanam Serentak Se-Kaltim Tingkatkan Kesadaran Pentingnya Penghijauan

“Dalam program ini, peserta mendapatkan pelatihan, dan perkembangan usaha mereka dipantau selama satu hingga dua tahun,” jelasnya.

Setelah melihat apakah mereka layak menerima bantuan usaha. Pihaknya juga membimbing para wirausaha muda dalam membuat permohonan dan melengkapi dokumen yang diperlukan. Hingga saat ini, Dispora Kukar telah bermitra dengan sekitar lebih dari 2.000 pelaku UMKM.

“Kami menyebut mereka mitra, bukan binaan, karena kami tidak bisa menjalankan program kewirausahaan ini sendiri tanpa peran serta mereka. Sejak tahun 2022 hingga sekarang, sudah lebih dari 2.000 mitra yang terlibat dalam kegiatan kami,” pungkasnya. (adv/zu)