Dispora Kukar Dorong Fasilitas Olahraga Diseluruh Desa dan Kelurahan

Foto : Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni.

KUTAI KARTANEGARA – Pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan Kutai Kartanegara (Kukar) tak lagi hanya menyasar sektor infrastruktur dasar. Kini, fasilitas olahraga mulai dilirik sebagai instrumen penting dalam menggerakkan pembangunan sosial di tingkat akar rumput.

Melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora), Pemerintah Kabupaten Kukar mempercepat pengadaan dan perbaikan sarana olahraga di berbagai kecamatan.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi menyeluruh untuk membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat desa terhadap ruang aktivitas fisik dan pembinaan atletik.

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menilai pembangunan fasilitas olahraga dapat mendorong semangat kebersamaan dan memperkuat identitas lokal.

Baca Juga  Resmi! Stefano Lilipaly Hijrah ke Dewa United, Tinggalkan Pesut Etam dengan Misi Baru

“Kami ingin olahraga hadir tidak hanya di pusat kota. Warga desa juga berhak memiliki ruang bermain dan berlatih yang layak,” ujar Aji Ali Husni.

Menurutnya, keberadaan lapangan sepak bola, gedung serbaguna, hingga arena latihan atletik di desa dapat mendorong aktivitas sosial warga, terutama generasi muda. Selain sebagai sarana prestasi, olahraga juga dilihat sebagai media pembangunan karakter dan penguatan gaya hidup sehat.

Sejumlah fasilitas disebut telah selesai dibangun dan mulai digunakan masyarakat. Sementara lainnya masih dalam tahap perencanaan dan pelaksanaan, dengan melibatkan pemerintah desa dan dukungan legislatif DPRD Kukar.

Baca Juga  Wabup PPU Tekankan Pentingnya Digitalisasi UMKM Melalui Pelatihan "Nge-Live Yuk!"

“Ini bukan proyek satu arah. Kami libatkan semua unsur, agar pembangunan tepat sasaran dan benar-benar menjawab kebutuhan warga di tiap wilayah,” tegasnya.

Selain infrastruktur, Pihaknya juga fokus pada peningkatan kualitas pelatih dan pengelola sarana di tingkat kecamatan. Langkah ini diyakini akan memperkuat fondasi pembinaan atlet dari level bawah hingga ke ajang kompetisi lebih tinggi.

Dirinya optimistis bahwa investasi di bidang olahraga desa akan membuahkan hasil jangka panjang, baik dari sisi prestasi maupun pemberdayaan sosial.

“Olahraga di desa adalah titik awal lahirnya atlet hebat. Tapi lebih dari itu, ini juga soal membangun kebersamaan dan memperkuat kehidupan sosial masyarakat,” tutupnya. (adv/zu)

Baca Juga  Pemkab PPU Catatkan Serapan Anggaran Triwulan I 13 Persen, Lebih Baik Dibandingkan Tahun Lalu
toto