APBD Kukar 2026 Anjlok, Bupati Aulia Rahman Basri Pastikan Layanan Publik Tetap Aman

APBD Kukar 2026 Anjlok, Bupati Aulia Rahman Basri Pastikan Layanan Publik Tetap Aman
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri saat diwawancarai usai peringatan hari bakti PU ke-80. (fajar/komparasinews)

KUTAI KARTANEGARA – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kutai Kartanegara (Kukar) tahun 2026 merosot tajam. Dari Rp12 triliun pada APBD murni 2025, anggaran tahun 2026 hanya Rp7,1 triliun. 

Namun Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, memastikan penurunan tersebut tidak akan mengganggu layanan dasar bagi warga. Ditemui seusai Upacara Hari Bakti Pekerjaan Umum ke-80 di halaman Kantor Dinas PU, Rabu (3/12/2025), Aulia tidak menampik bahwa penurunan anggaran akan berdampak pada pola kerja pemerintah daerah. 

Baca Juga  Pemprov Dorong Inovasi dan Pelestarian Budaya Lokal Melalui Dekranasda Kaltim Award 2024

“Secara jujur memang sangat berdampak. Tapi perencanaan kita sudah rapi melalui Kukar Idaman Terbaik. Semua prioritas sudah dipetakan,” ucapnya.

Aulia menyebut pemerintah telah mengunci sejumlah pos pelayanan penting agar tidak terdampak pemangkasan. Dia menjamin jaminan kesehatan untuk seluruh masyarakat tetap berjalan, pendidikan gratis dipertahankan, perlengkapan sekolah tetap disalurkan, serta kebutuhan tenaga pendidik tetap dipenuhi.

Baca Juga  Festival Ramadan di Kukar Dorong Perekonomian Lokal dan Kreativitas UMKM

Program Rp150 juta per RT, yang menjadi salah satu program unggulan Kukar Idaman Terbaik, juga dipastikan tetap berjalan. “Masyarakat tidak perlu khawatir. Pelayanan publik tetap aman,” ujarnya.

Aulia menilai tidak ada hambatan berarti dalam menjaga stabilitas layanan dasar. Pemerintah, katanya, hanya perlu mengatur ulang strategi belanja sambil memastikan pembangunan tetap pada jalurnya. (fjr)

slot gacor