KUKAR IDAMAN SEP 26

Indonesia Gagal di Thomas Cup 2026, Taufik Hidayat: Evaluasi Total Atlet dan Pelatih

Indonesia Gagal Total di Thomas Cup, Taufik Hidayat: Evaluasi Total Atlet dan Pelatih
Pengurus PBSI menyampaikan permohonan maaf atas hasil minor tim bulu tangkis di Thomas Cup 2026. Evaluasi akan dilakukan secara menyeluruh demi atlet bisa bangkit dari kegagalan pada ajang tersebut. (foto:Herry/kemenpora.go.id)

JAKARTA – Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) menyampaikan permohonan maaf atas hasil minor tim bulu tangkis di Thomas Cup 2026. Evaluasi akan dilakukan secara menyeluruh demi atlet bisa bangkit dari kegagalan pada ajang tersebut.

“Atas nama PBSI kami memohon maaf terhadap pencapaian di Thomas Cup dan Uber Cup. Memang olahraga seperti itu, kalau menang disanjung dan kalau kalah pasti ada banyak orang kecewa,” ujar Waketum PBSI Taufik Hidayat di Pelatnas Cipayung, Jakarta, Jumat (8/5/2026).

Taufik menyadari ekspektasi masyarakat terhadap bulu tangkis begitu tinggi. Menurutnya, para atlet sudah menunjukkan kualitas dan berjuang maksimal saat turnamen. Diakui, kadang ada hasil yang tidak sesuai dengan harapan.

Baca Juga  Pimpin Apel Korpri, Sekda Kukar Minta Kinerja ASN Ditingkatkan

“Kita tahu ekspektasi terhadap bulu tangkis begitu besar dan kita punya sejarah yang bagus 10-20-30 tahun lalu di Thomas Cup dan Uber Cup. Tetapi kami juga harus jujur bahwa pencapaian tidak sesuai ekspektasi, kadang di lapangan hasilnya tidak sesuai,” katanya.

Setelah gagal di Thomas Cup, PBSI akan melakukan evaluasi. Tak hanya atlet, tetapi juga sistem kepelatihan. Mental juara yang solid, kata Taufik menjadi modal penting bagi atlet guna menghadapi pertandingan besar lainnya.

“Kami ingin proses evaluasi yang lebih terarah agar atlet bisa menghadapi tekanan pada level dunia. Atlet harus berkembang lebih cepat dan konsisten dengan mental juara untuk laga penting. PBSI akan melakukan langkah perbaikan yang konkret,” jelasnya.

Baca Juga  Erick Thohir: Rivalitas Persija-Persib Harus Jaga Sepak Bola Indonesia

Lebih lanjut, Taufik berharap hasil di Thomas Cup tahun ini bisa menambah pengalaman bertanding bagi atlet. “Saya apresiasi kinerja atlet yang penuh dedikasi, ini harus jadi pengalaman berharga untuk berkembang lebih kuat,” tambahnya.

Seperti diketahui, tim bulu tangkis putra mencatatkan hasil kurang memuaskan setelah tersingkir dari fase grup. Tim Merah Putih kalah 1-4 dari Prancis dalam laga penentuan Grup D di Forum Horsens, Denmark.

Di sisi lain, tim putri Indonesia mencatatkan hasil positif di Uber Cup 2026 setelah mendapatkan perunggu. Mereka kalah 1-3 dari Korea Selatan di laga semifinal. Hasil ini sesuai dengan target yang dipasang PBSI. (xl)