KUKAR IDAMAN SEP 26

Aldi Satya Mahendra Incar Hasil Maksimal di Jerez, Termotivasi Momen Bersejarah Baru Dunia

Aldi Satya Mahendra.

JAKARTA – Aldi Satya Mahendra mengincar hasil maksimal pada seri pamungkas World Supersport 2026 di Sirkuit Jerez, Spanyol, akhir pekan ini. Pembalap binaan Yamaha Racing Indonesia itu bertekad menutup musim dengan tambahan poin setelah gagal finis pada balapan kedua di Estoril, Portugal.

Jerez menjadi tempat yang menyimpan kenangan istimewa bagi Aldi. Di sirkuit tersebut, pembalap asal Yogyakarta itu memastikan gelar juara dunia World Supersport 300 pada 2024. Pengalaman tersebut menjadi modal kepercayaan diri untuk menghadapi balapan terakhir musim ini.

Pada putaran ke-11 di Estoril, Aldi menghadapi tantangan sejak balapan pertama. Memulai Race 1 dari posisi ke-23, ia kesulitan menembus barisan depan dan akhirnya finis di urutan ke-16.

Situasi berbeda terjadi pada Race 2. Mengawali balapan dari posisi ke-23, pembalap AS BLU CRU Racing Team itu langsung melesat ke urutan ke-12, bahkan sempat menembus posisi ke-10.

Baca Juga  Pemkab Kukar dan Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura Berbagi Peran dalam Erau 2025

Balapan kemudian dihentikan setelah insiden kecelakaan yang melibatkan pembalap lain memicu keluarnya bendera merah (red flag). Saat balapan dimulai kembali, Aldi mendapat kesempatan start dari posisi ke-10.

Ia memanfaatkan peluang tersebut dengan tampil kompetitif dan merangsek hingga posisi kedua. Namun, perjuangannya mengejar podium berakhir pahit setelah terjatuh ketika balapan menyisakan dua lap. Aldi pun gagal menyelesaikan lomba (Did Not Finish atau DNF) dan tidak memperoleh poin dari seri Estoril.

Kini, Aldi mengalihkan fokus ke Jerez, sirkuit yang menjadi saksi salah satu pencapaian terbesar dalam kariernya. Selain merebut gelar juara dunia World Supersport 300 pada 2024, ia juga meraih penghargaan Best Male Winner dan Best Individual Performance Supersport 300 dalam FIM Intercontinental Games (FIM ICG) pada tahun yang sama.

Aldi tidak mengikuti World Supersport 2025 di Jerez karena masih menjalani pemulihan cedera. Musim ini, ia kembali dengan ambisi memperbaiki posisi di klasemen akhir.

Baca Juga  Sebar Konten Porno Mantan Pasangan di Medsos, Warga Loa Duri Ilir Dibekuk Polisi

“Kembali ke Jerez memberikan feeling positif dan menyemangati saya untuk memaksimalkan performa. Race terakhir ini menjadi kesempatan mendapatkan poin optimal agar memperbaiki peringkat di klasemen akhir. Saya akan berjuang menyelesaikan musim ini dengan fokus sepenuhnya,” ungkap Aldi.

Saat ini, Aldi menempati peringkat ke-12 klasemen sementara dengan koleksi 132 poin. Seri Jerez menjadi kesempatan terakhirnya untuk menambah perolehan angka sebelum musim 2026 berakhir.

Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Wahyu Rusmayadi, mengatakan tim telah melakukan sejumlah perubahan sepanjang musim yang diharapkan dapat mendukung peningkatan performa Aldi.

Menurutnya, seri terakhir menjadi kesempatan bagi Aldi dan tim untuk memburu hasil lebih baik sekaligus menutup musim dengan pencapaian positif.

“Musim World Supersport 2026 akan selesai, Aldi Satya Mahendra dan tim sudah melakukan banyak perubahan yang sangat bermanfaat untuk improvement. Tiba seri terakhir yang dapat dimanfaatkan untuk memperoleh hasil lebih baik dengan poin tambahan signifikan. Jerez tempat Aldi Satya Mahendra mencetak sejarah melalui titel juara dunia World Supersport 300 tahun 2024. Kami berharap ini akan memotivasinya dengan perolehan positif untuk menutup musim dengan berkesan,” tutur Wahyu. (*/zu)