PARIS – Paris Saint-Germain (PSG) keluar sebagai pemenang dalam duel sengit melawan Barcelona pada lanjutan Liga Champions. Bermain di Parc des Princes, Rabu (21/10/2026) dini hari WIB, Les Parisiens menaklukkan Blaugrana dengan skor 4-2.
Pertandingan berjalan panas setelah kedua tim saling berbalas gol pada babak kedua. PSG sempat kehilangan keunggulan, tetapi berhasil mengunci kemenangan lewat dua gol tambahan pada 10 menit terakhir pertandingan.
Desire Doue membuka keunggulan PSG pada menit ke-38. Barcelona kemudian menyamakan skor melalui Xavi Espart pada menit ke-54.
Tuan rumah kembali memimpin berkat sundulan Lucas Hernandez pada menit ke-72. Namun, Lamine Yamal membuat kedudukan kembali imbang 2-2 tujuh menit berselang.
Saat laga tampak semakin terbuka, PSG justru menunjukkan ketajamannya. Vitinha mencetak gol pada menit ke-81, sebelum Fabian Ruiz memastikan kemenangan lewat golnya pada menit ke-86.
Hasil ini mengantarkan PSG ke puncak klasemen sementara Liga Champions dengan koleksi sembilan poin. Barcelona harus turun ke peringkat keenam dengan enam poin.
Doue pecah kebuntuan, Barcelona bangkit selepas jeda
Barcelona mencoba mengambil inisiatif serangan sejak awal laga. Meski demikian, dominasi tersebut belum menghasilkan banyak peluang berbahaya dalam 20 menit pertama.
PSG kemudian mulai menemukan celah. Pada menit ke-24, peluang Ferran Torres berhasil digagalkan kiper Barcelona, Joan Garcia. Empat menit berselang, Garcia kembali menjadi penghalang setelah menepis tembakan Fabian Ruiz.
Tekanan PSG akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-38. Doue melepaskan tembakan keras dari tepi kotak penalti yang gagal dijangkau Garcia. Bola bersarang di gawang Barcelona dan membawa tuan rumah unggul 1-0 hingga turun minum.
Barcelona meningkatkan tekanan selepas jeda dan mendapatkan hasil pada menit ke-54. Xavi Espart, jebolan akademi La Masia, menyelesaikan umpan terobosan Fermin Lopez dengan sepakan kaki kanan untuk mengubah skor menjadi 1-1.
PSG berusaha merebut kembali keunggulan. Pada menit ke-71, Ferran Torres nyaris mencetak gol melalui penyelesaian jarak dekat, tetapi bola hanya membentur tiang gawang.
Hanya semenit berselang, PSG kembali berada di depan. Berawal dari sepak pojok Doue, Lucas Hernandez menyambut bola dengan sundulan yang membawa tuan rumah unggul 2-1.
Namun, Barcelona belum menyerah. Pada menit ke-79, Yamal memanfaatkan sapuan yang tidak sempurna dari Zaire-Emery. Ia menerobos kotak penalti sebelum melepaskan tembakan dari sudut sempit yang mengubah skor menjadi 2-2.
Ketika Barcelona berusaha menjaga momentum, PSG justru melancarkan pukulan berikutnya. Vitinha melepaskan tembakan setengah voli dari luar kotak penalti pada menit ke-81. Bola meluncur masuk dan membuat PSG kembali memimpin 3-2.
Barcelona belum sempat menyusun respons ketika PSG memperlebar jarak lima menit kemudian. Achraf Hakimi mengirim umpan tarik yang diselesaikan Fabian Ruiz melalui sontekan di depan gawang.
Skor 4-2 bertahan hingga peluit panjang. PSG pun mengamankan tiga poin setelah melewati pertandingan yang sempat berlangsung ketat dan penuh perubahan momentum.
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, menilai duel melawan PSG menyuguhkan pertandingan berkualitas. Namun, ia mengakui timnya terlalu sering melakukan kesalahan ketika menguasai bola.
“Menurut saya, ini adalah pertandingan yang luar biasa dari kedua tim,” kata Flick, dikutip dari UEFA, Rabu (21/10/2026).
“Saya rasa kami membuat terlalu banyak kesalahan saat menguasai bola. Kami harus menganalisis pertandingan ini, tapi saya juga melihat banyak hal positif.”
Flick menyebut pertandingan tersebut menjadi bahan evaluasi penting bagi Barcelona untuk memperbaiki sejumlah kekurangan.
“Ini merupakan ujian yang bagus bagi kami hari ini. Kami sudah melihat hal-hal apa saja yang perlu kami perbaiki, dan itulah yang akan kami lakukan,” tambahnya.
Di kubu tuan rumah, Luis Enrique mengapresiasi kualitas permainan kedua tim. Pelatih PSG itu menilai duel melawan Barcelona menyajikan sepak bola menyerang yang menarik, meski timnya sempat kesulitan menjaga kendali setelah turun minum.
“Saya pikir kita menyaksikan dua tim memainkan sepak bola luar biasa, dengan permainan menyerang,” kata Enrique seusai pertandingan.
Ia mengakui PSG tampil istimewa pada babak pertama, tetapi kehilangan sebagian kendali permainan pada awal babak kedua. Meski demikian, Les Parisiens mampu kembali menekan dan menciptakan lebih banyak peluang untuk memastikan kemenangan.
Enrique juga menyoroti peran pemain pengganti yang dinilainya mampu meningkatkan intensitas permainan PSG.
“Para pemain yang masuk dari bangku cadangan tampil sangat baik dan memberikan dorongan besar bagi kami,” ujarnya.
Bagi Enrique, kemenangan atas Barcelona menjadi hasil penting untuk menjaga laju PSG di Liga Champions. Namun, ia mengingatkan bahwa hasil tersebut tetap harus dilihat sebagai tambahan tiga poin dalam perjalanan kompetisi.
“Ini hanya tambahan tiga poin, tetapi selalu positif mengalahkan tim dengan kualitas seperti itu,” kata Enrique. (zu)












