KUTAI KARTANEGARA – Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memasang target tinggi pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-46 Tingkat Provinsi Kaltim yang digelar di Tenggarong pada 3-12 Desember 2026. Kukar membidik gelar juara umum setelah pada MTQ 2025 sebelumnya di Kutai Timur (Kutim) harus puas menjadi runner up.
Padahal, sebelumnya Kukar tercatat enam kali berturut-turut meraih gelar juara umum. Sekretaris Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kukar Fairuz Khalil mengatakan, persiapan kafilah telah dilakukan jauh sebelum pelaksanaan MTQ.
“Insyaallah kita mudah-mudahan bisa juara umum. Sebelumnya kita enam kali berturut-turut menjadi juara umum,” kata Fairuz saat dihubungi, Jumat (7/8/2026).
Status sebagai tuan rumah, lanjut Fairuz, menjadi tambahan motivasi bagi kafilah Kukar untuk tampil maksimal sekaligus merebut kembali gelar juara umum.
“Dan saya optimistis, mudah-mudahan, mohon doa semuanya, kita kembali meraih juara umum tahun ini,” ujarnya.
Untuk mengejar target tersebut, LPTQ Kukar telah melakukan pembinaan di berbagai cabang yang akan diperlombakan. Pembinaan mencakup tilawah, tahfiz Al-Qur’an, kaligrafi, syarhil hingga hafalan hadis.
Fairuz menilai persiapan yang dilakukan sejak jauh hari menjadi salah satu modal Kukar menghadapi persaingan antarkabupaten dan kota se-Kaltim.
“Saat ini saya pikir kita semua memiliki potensi yang besar karena sudah dipersiapkan jauh-jauh hari,” tuturnya.
Potensi tersebut juga terlihat dari jumlah peserta asal Kukar yang masuk dalam pemusatan latihan atau training center (TC) tingkat Provinsi Kaltim sebagai persiapan menghadapi MTQ Nasional pada September 2026.
Tercatat ada 12 peserta asal Kukar yang masuk dalam TC provinsi. Menurut Fairuz, keterlibatan mereka menunjukkan kemampuan kafilah Kukar tidak hanya diperhitungkan di tingkat provinsi, tetapi juga memiliki peluang bersaing di tingkat nasional.
“Dari situ kita bisa melihat bahwa potensi yang kita miliki memang besar,” katanya. (fjr)












