BERAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) meluncurkan rilis Profil Perkembangan Kependudukan Tahun 2025. Sekaligus tiga inovasi pelayanan publik, Pak Capil “Tanya Dong”, Kasih Mesra, dan UMKM 6403 pada Rabu (30/9/2026) di ruang rapat Disdukcapil Berau.
Asisten I Setda Berau M Hendratno mewakili Bupati mengatakan, peluncuran ini dilakukan demi pelayanan yang lebih tepat sasaran dan dekat dengan warga. Kata dia, data kependudukan bukan sekadar angka, melainkan cerminan nyata siapa warga Berau, di mana mereka berada, dan apa yang paling dibutuhkan.
“Wilayah kita luas dan beragam. Tanpa data yang akurat, kebaikan yang ingin kita sampaikan bisa meleset. Data adalah fondasi agar setiap kebijakan benar-benar menyentuh mereka yang membutuhkan,” sebut Hendratno.
Dia memuji inovasi yang lahir, bukan sekadar perubahan sistem, melainkan bukti tulus pemerintah yang ingin hadir lebih dekat, melayani lebih ringan, dan membuka ruang dialog yang lebih hangat.
Sementara itu Kepala Disdukcapil David Pamuji menyampaikan, Profil 2025 menyajikan gambaran lengkap jumlah, persebaran, komposisi usia, hingga indikator penting lainnya, disajikan dalam format digital yang mudah diunduh siapa saja.
“Keterbukaan ini kami bangun agar warga pun turut memegang kendali atas informasi yang menyangkut diri mereka,” jelas David.
Peluncuran inovasi ini turut mendpat apresiasi dari Kepala Disdukcapil Kaltim Kasmawati. Kata dia, data yang rapi dan benar adalah jembatan yang menghubungkan anggaran dengan kebutuhan nyata, dari perencanaan pembangunan hingga penyaluran bantuan sosial.
“Inovasi Pak Capil, Kasih Mesra, dan UMKM 6403 patut dibanggakan. Semangat ini harus terus dikembangkan dan menjadi teladan,” urainya.
Dengan ketiga inovasi ini, warga kini memiliki akses lebih mudah untuk bertanya, mengurus dokumen, serta dilayani dengan pendekatan yang ramah dan penuh perhatian. “Kasih Mesra” bukan sekadar nama, melainkan janji pelayanan yang tulus menyayangi rakyat. Sementara UMKM 6403 menghadirkan pojok pelayanan terpadu yang sekaligus mempromosikan produk usaha lokal di lingkungan kantor Disdukcapil. (xl)












