KUKAR IDAMAN SEP 26

DPRD Dorong Kolaborasi Lintas Sektor untuk Tangani Karhutla di Kukar

Wakil Ketua DPRD Kukar Abdul Rasid. (Komparasinews/Habib Fajar)

KUTAI KARTANEGARA – Wakil Ketua I DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) Abdul Rasid mendorong kolaborasi lintas sektor dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di wilayah Kukar. Menurutnya, kondisi kebakaran yang terjadi saat ini membutuhkan penanganan serius dan keterlibatan berbagai pihak agar upaya pemadaman serta pencegahan dapat berjalan lebih optimal.

Abdul Rasid mengatakan, DPRD Kukar akan berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk membahas langkah penanganan karhutla, termasuk upaya memperkuat sinergi antarlembaga.

Baca Juga  Pansus PPLH DPRD Kukar Tegaskan Rapat Kerja dengan Perusahaan di Batam Murni Studi Banding

“Kami akan berkoordinasi dengan OPD terkait untuk membahas penanganan karhutla di Kutai Kartanegara agar persoalan ini dapat diatasi,” ujarnya di Tenggarong, Senin (19/10/2026).

Rasid menilai, penanganan karhutla tidak bisa hanya dibebankan kepada dinas atau instansi yang memiliki kewenangan di bidang tersebut. Pemerintah kecamatan hingga pihak swasta, terutama perusahaan yang beroperasi di Kukar, juga perlu mengambil peran.

Keterlibatan perusahaan dinilai penting, khususnya dalam mendukung upaya pencegahan dan pengendalian kebakaran di sekitar wilayah operasional masing-masing.

Baca Juga  Terima Keluhan Warga, DPRD Samarinda Fasilitasi Penyelesaian Sengketa Tanah

“Kondisi kebakaran saat ini cukup luar biasa sehingga membutuhkan penanganan serius dari semua sektor. Tidak hanya dinas dan OPD terkait, tetapi juga pemerintah kecamatan serta pihak swasta, khususnya perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kutai Kartanegara,” katanya.

Abdul Rasid berharap, seluruh pihak dapat memperkuat koordinasi dan bekerja sama dalam menghadapi karhutla. Dengan kolaborasi yang baik, upaya penanganan di lapangan diharapkan dapat berjalan lebih efektif sekaligus menekan risiko meluasnya kebakaran.

“Kami berharap seluruh pihak dapat berkolaborasi agar penanganan karhutla berjalan lebih optimal,” pungkasnya. (fjr/adv)