Kisah Pujiono, Anak Petani Karet yang Jadi Anggota DPRD Kukar

Kisah Pujiono, dari Anak Petani Karet Menjadi Anggota DPRD Kukar
Anggota DPRD Kukar Pujiono.

KUTAI KARTANEGARA – Pujiono resmi menjabat anggota DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) mewakili suara rakyat dari Dapil III wilayah Kecamatan Anggana, Muara Badak, dan Marang Kayu. Setelah dirinya dilantik Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) Abdul Rasid, Jumat (5/8/2022) di Ruang Rapat Paripurna.

Pria kelahiran Blitar ini menggantikan posisi almarhum Burhanuddin yang pada bulan April lalu meninggal dunia.

Mewakili Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Pujiono merasa bersyukur atas jabatan barunya. Dia langsung ditempatkan di Komisi I dan bersiap melakukan kerja fungsi pengawasan sistem legislatif.

Baca Juga  Damayanti Sebut Edukasi Seks Harus Diberikan sejak Dini, Ini Alasannya

“Alhamdulillah di sisa masa jabatan 2019-2024 ini saya berharap bisa memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Khususnya memperjuangkan konstituen,” kata Pujiono.

Kepada Komparasinews.id Pujiono mengaku tidak pernah menyangka menjadi anggota DPRD. Mengingat dia hanyalah anak petani karet dari Dusun Badak Makmur, Desa Muara Badak Ulu.

Namun karena semangat juang dari sang ayah, membuat Pujiono terinspirasi terus berbuat kebaikan dan berjuang untuk masyarakat. Sejak duduk di bangku SMP, pria yang kini berusia 40 tahun ini sudah mulai bertani dan merintis lahan untuk tanam karet membantu orang tua.

Baca Juga  KPU Tetapkan Rudy-Seno sebagai Cagub dan Cawagub Kaltim Terpilih 2024-2029

“Bapak orangnya ulet, menjadi teladan bagi kami (anak). Beliau sangat concern di bidang pertanian, jadi selalu dinasehati untuk selalu memperjuangkan hak-hak petani,” ucap Pujiono yang juga menjabat Ketua DPC PKS Muara Badak.

Beragam organisasi telah dia ikuti sebelum menjadi anggota dewan. Mulai dari Ketua OSIS, organisasi pemuda, pengusaha, hingga partai politik. Untuk itu Pujiono memiliki target tersendiri ketika menjabat sebagai anggota DPRD Kukar.

Baca Juga  Subandi Harap Penyusunan RKPD Samarinda Lebih Prioritas pada Masyarakat

“Menjembatani masyarakat dan pemerintah dalam percepatan pembangunan yang merata sampai ke tingkat desa,” harapnya. (zu)