KUKAR IDAMAN SEP 26

Samri Shaputra Soroti Kelangkaan dan Berkurangnya Stok BBM di Samarinda

Samri Shaputra Soroti Kelangkaan dan Berkurangnya Stok BBM di Samarinda
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda Samri Shaputra. (Nita/Komparasinews.id)

SAMARINDA – Wakil Ketua Komisi III DPRD Samarinda Samri Shaputra menyoroti keluhan warga khususnya pengguna solar terkait kelangkaan dan berkurangnya stok bahan bakar minyak (BBM). Pasalnya berkembang beragam spekulasi di tengah masyarakat seperti maraknya kendaraan dari luar daerah yang mengisi BBM di Samarinda sehingga membuat jatah BBM bekurang.

Samri menegaskan, kelangkaan BBM ini bukan karena adanya kendaraan dari luar daerah. Melainkan disebabkan beberapa hal. Misalnya alokasikan BBM ke wilayah Samarinda dikurangi oleh Pertamina.

Baca Juga  KPU Kukar Tetapkan Hasil Rekapitulasi DPHP Dan DPS 20 Kecamatan

“Kendaraan dari luar, ya sulit juga karena kita nggak bisa mendeteksi. Kalau kita vonis orang luar, tetapi bisa saja warga kita beli kendaraan luar kan begitu. Jadi kalau bicara mengurangi kuota ini perlu pendalaman lagi,” kata Samri, Selasa (14/02/2023).

Namun kendaraan dari luar dapat dikategorikan mengurangi kuota BBM apabila dengan sengaja mengisi BBM untuk ditimbun.

“Kecuali memang jelas-jelas kita mengetahui persis, misalnya dari Tenggarong datang ke Samarinda khusus mengantri BBM. Setelah penuh balik lagi dan ditimbun, maka kita kategorikan mengurangi kuota kita,” tegasnya.

Baca Juga  Koperasi Merah Putih Diluncurkan di Samarinda, Wali Kota Sebut Tonggak Penting Bangkitkan Ekonomi

Samri menjelaskan jika kendaraan luar daerah tersebut sudah pasti telah membuat laporan dan mengantongi izin dari Polresta dan plat non-KT. Ini bukan penyebab utama berkurangnya kuota BBM.

“Gimana kira-kira, saya kira tidak mungkin pelat luar mengurangi kuota BBM,” pungkasnya. (nta)