KUKAR IDAMAN SEP 26

Aliansi Peduli Kukar Minta Pemerintah Perluas Ruang bagi Musisi dan Komunitas Kreatif Lokal

Aliansi Peduli Kukar Minta Pemerintah Perluas Ruang bagi Musisi dan Komunitas Kreatif Lokal
Aliansi Peduli Kukar saat melakukan orasi di depan Kantor Bupati. (fajar/komparasinews)

KUTAI KARTANEGARA – Ratusan warga yang tergabung dalam Aliansi Peduli Kutai Kartanegara (Kukar) mendatangi Kantor Bupati pada Kamis (20/11/2025) untuk menyampaikan aspirasi terkait pemberdayaan pelaku seni lokal dalam penyelenggaraan berbagai event daerah. Aliansi tersebut terdiri dari beragam komunitas seni, musisi, hingga organisasi masyarakat.

Kedatangan mereka diawali aksi orasi di depan kantor bupati sebelum dilanjutkan dengan audiensi bersama jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar.

Koordinator Aliansi Peduli Kukar Fajri menyatakan bahwa pihaknya meminta Pemkab membuka ruang lebih luas bagi talenta lokal agar dapat dilibatkan dalam event-event daerah.

“Kami masih meminta untuk dipertimbangkan supaya talent lokal masih bisa diberdayakan,” ujarnya.

Baca Juga  Kadiskominfo Staper Kutim Komitmen Tingkatkan Kualitas Transformasi Digital

Fajri mengungkapkan bahwa masih ada sejumlah grup musisi yang belum terakomodasi dalam gelaran Tingkilan Fest tahun ini.

“Ada beberapa yang belum tergabung di Tingkilan Fest, itu ada kurang lebih 7 grup, dan tadi kami juga mengajukan 10 grup talent musisi lokal agar bisa diberdayakan,” jelasnya.

Fajri juga menyoroti pentingnya pemerataan anggaran agar pelaku seni lokal mendapat perlakuan setara.

“Jadi jangan hanya artis ibu kota, tapi lokalnya juga tolong dibantu untuk difasilitasi. Kalau bisa ya ada persamaan anggaran. Kalau artisnya mungkin 300 juta, ya lokalnya kalau bisa 300 juta,” kata dia.

Baca Juga  DPRD Samarinda Sebut Kedekatan TNI dan Rakyat Kunci Utama Ketahanan Nasional

Menurut Fajri, hal ini penting dilakukan terutama dalam kondisi keuangan daerah yang sedang mengalami defisit. Dalam hal ini pihaknya tidak bermaksud mengganggu pelaksanaan Tingkilan Fest.

“Kami tidak sedikit pun berniat mengganggu kegiatan Tingkilan Fest, tapi ini bagian dari permohonan kami supaya artis ibu kota, di tengah defisit, kalau bisa stop dulu. Tetapi anggaran itu diperbantukan ke musisi lokal,” tambahnya.

Terkait hasil audiensi, Fajri menyebut Pemkab masih mempertimbangkan aspirasi tersebut.

“Untuk respon itu masih dipertimbangkan. Mudah-mudahan ketemu titik yang baik biar salah satu dari aspirasi kita bisa difasilitasi oleh pemerintah,” katanya.

Baca Juga  Edi Damansyah Sebut Ponpes Salah Satu Aset Pembangunan SDM Kukar

Fajri menambahkan, sikap lanjutan dari Aliansi masih akan dibahas internal sambil menunggu keputusan Pemkab. “Masih kami pelajari dan menunggu hasil diskusi tadi yang di atas,” tutupnya. (fjr)