KUTAI KARTANEGARA – Semangat kebangsaan generasi muda Kutai Kartanegara (Kukar) kembali mendapat sorotan positif. Salah satu siswi SMA Negeri 1 Tenggarong, Belvarina Karisma Izari, berhasil menembus seleksi nasional Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) dan akan mewakili Kukar di tingkat nasional, Jakarta.
Hal ini disampaikan langsung Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kukar, Rinda Desianti usai rapat koordinasi persiapan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar di ruang rapat Kesbangpol, Jumat (23/5/2025).
“Belvarina adalah satu dari enam peserta yang terpilih di tingkat nasional. Ini pencapaian luar biasa yang mencerminkan kualitas dan dedikasi pemuda Kukar,” ungkap Rinda.
Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini menjadi momentum penting bagi Kesbangpol Kukar untuk menekankan kembali peran generasi muda dalam menjaga dan mengamalkan nilai-nilai dasar negara. Rinda menyebut, keterlibatan para anggota Paskibraka dalam upacara bukan hanya bagian dari seremonial, tetapi juga bentuk nyata pembinaan karakter kebangsaan.
Dalam pelaksanaan upacara yang akan digelar dalam waktu dekat, sebanyak 34 anggota Paskibraka Kukar akan dilibatkan. Meski formasi khusus seperti tahun sebelumnya disesuaikan karena keterbatasan lapangan, enam anggota tetap ditugaskan sebagai pengibar bendera, sementara sisanya menjadi bagian dari petugas dan peserta upacara.
“Peringatan Hari Lahir Pancasila bukan hanya sekadar kegiatan tahunan. Ini adalah ruang refleksi kebangsaan, terutama bagi anak muda untuk memahami dan menghidupi nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” tegas Rinda.
Selain unsur kepemudaan, upacara ini juga akan melibatkan sejumlah instansi seperti Kodim 06/09 KKR, Polres Kukar, Satpol PP, Dishub, dan perwakilan dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Rinda berharap upacara ini mampu menjadi simbol sinergi lintas sektor sekaligus momen edukatif yang membangkitkan rasa cinta tanah air, dimulai dari para pelajar. “Menumbuhkan rasa cinta tanah air itu penting, dan Pancasila bisa jadi dasar untuk itu,” tutupnya. (adv/fjr)












