Bupati Kukar Bentuk Tim Khusus Usai Terima Aduan Warga Soal Dugaan Sengketa Lahan

Bupati Kukar Bentuk Tim Khusus Usai Terima Aduan Warga Soal Dugaan Sengketa Lahan
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri saat menemui masyarakat lingkat adat terdampak PT BDAM. (fajar/komparasinews)

KUTAI KARTANEGARA – Perwakilan masyarakat dari sembilan desa dan kelurahan di Kutai Kartanegara (Kukar) bertemu langsung Bupati Aulia Rahman Basri di Rumah Jabatan Bupati, Kamis (7/8/2025). Audiensi ini membahas dugaan perampasan lahan oleh PT BDAM yang disebut warga telah merugikan mereka selama bertahun-tahun.

Ratusan warga dari Loa Ipuh Darat, Jahab, dan wilayah lainnya sebelumnya menggelar aksi di Halaman Kantor Bupati pada Senin (4/8/2025) lalu. Mereka menuding perusahaan melakukan penggusuran kebun, intimidasi terhadap warga, hingga memberikan ganti rugi yang dianggap tidak adil.

Baca Juga  IKN Perketat Pengawasan Kawasan Hutan Bukit Soeharto

“Kami hadir membawa suara warga yang merasa lahannya dikuasai sepihak. Kebun-kebun warga yang jadi sumber penghidupan digusur tanpa ada proses yang adil,” kata Sekretaris Tim Penuntut Hak Masyarakat Adat, Thomas Fasenga.

Audiensi tersebut juga dihadiri Dewan Adat Dayak Kalimantan Timur, Lembaga Adat Dayak Kukar, serta Kelompok Tani Tunas Harapan dari Jahab. Pertemuan berlangsung sekitar satu jam, membahas dampak sosial, penelantaran lahan, dan dugaan pengabaian hak-hak masyarakat di sekitar konsesi HGU dan IUP milik perusahaan.

Baca Juga  Gubernur Isran Noor Imbau Masyarakat Kaltim Tidak Lakukan Illegal Fishing

Bupati Aulia mengaku sudah menerima data yang disampaikan warga. “Kami akan pelajari dan tindak lanjuti dengan membentuk tim khusus untuk mengkaji masalah ini secara menyeluruh,” ujarnya.

Ditegaskan, tim tersebut akan bekerja mencari solusi yang adil dan berpihak pada masyarakat terdampak.

“Kami akan perjuangkan apa yang menjadi hak bapak ibu sekalian, dan kami ingin penyelesaian dilakukan secepatnya,” tandas Aulia. (fjr)

Baca Juga  Ketua DPRD Kaltim: Proyek Pembangunan Harus Diawasi Ketat, Jangan Sampai Rusak Lingkungan
toto togel