KUKAR IDAMAN SEP 26

Cuaca Buruk hingga Februari, Markaca Imbau Masyarakat Samarinda Tanggap

Cuaca Buruk hingga Februari, Markaca Imbau Masyarakat Samarinda Tanggap
Markaca. (istimewa)

SAMARINDA – Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda Markaca mengimbau warga agar siap dan tanggap. Dalam menghadapi cuaca buruk dengan curah hujan yang tidak menentu hingga Februari 2023 ke depan.

Menurut keterangan BMKG Samarinda, akan terjadi cuaca buruk dengan curah hujan cukup deras hingga berpotensi badai. Perkiraan cuaca ini akan berlangsung dari Januari hingga Februari 2023.

Karena sudah diinformasikan BMKG, Markaca meminta masyarakat harus bersiap-siap ketika cuaca buruk.

“Biasanya jika hujan itu biasanya terjadi bencana alam seperti longsor, banjir, dan pohon tumbang. Tentunya, bencana alam seperti ini dapat membahayakan bagi masyarakat, ” kata Markaca. Selasa (10/1/2023) saat ditemui di ruangannya.

Baca Juga  Anhar Tegaskan Program Pembangunan Samarinda Harus Merata ke Semua Daerah

Menurut Markaca, masyarakat Samarinda sudah memahami dan mengenal tipikal cuaca di Samarinda.

“Untuk bencana banjir, tentu itu sudah menjadi fokus Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda. Terbukti, untuk perubahan banjir di Samarinda mengalami perubahan secara signifikan,” ujarnya.

“Wali Kota Samarinda all-out dalam menangani banjir, meskipun belum seratus persen. Akan tetapi berkat kerja keras Wali Kota dan jajarannya. Banjir memang masih ada, tetapi durasinya berkurang jauh,” sambung Markaca.

Baca Juga  Solusi Banjir Samarinda Harus Ditanggung Bersama

Dia mengaku bangga dengan hasil kerja keras Wali Kota Samarinda Andi Harun. Yang menurutnya telah mengubah Kota Samarinda dengan permasalahan yang klasik.

“Harus kita syukuri atas kinerja Andi Harun. Karena dia sudah komitmen dengan janji politiknya,” bebernya.

Markaca turut menyoroti fenomena pohon tumbang yang kerap terjadi saat cuaca buruk. Apalagi di Samarinda telah terjadi beberapa kasus pohon tumbang yang memakan korban jiwa.

“RT setempat harus melaporkan ke Dinas Lingkungan Hidup. Di mana ada pohon yang berpotensi untuk tumbang, maka wajib segera menghubungi pihak DLH,” tegasnya. (nta)