Dampak Kenaikan Harga BBM, 1.800 Paket Sembako Dibagikan ke Masyarakat Kutim

Dampak Kenaikan Harga BBM, 1.800 Paket Sembako Dibagikan ke Masyarakat Kutim
Foto bersama penyerahan paket sembako secara simbolis di Halaman Masjid Agung Al-Faruq Bukit Pelangi, Sangatta, Selasa (27/9/2022). (Humas Kutim)

KUTAI TIMUR – Sebagai dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), 1.800 paket sembako bakal dibagikan pada masyarakat Kutai Timur (Kutim). Yang dilakukan Polda Kaltim bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab).

Paket sembako dalam upaya mengendalikan krisis itu akan didistribusikan ke 18 kecamatan di Kutim. Masing-masing Kecamatan mendapatkan 100 paket sembako.

Secara simbolis penyerahan dilakukan Kapolda Kaltim Irjen Pol Imam Sugianto dan Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman di Halaman Masjid Agung Al-Faruq Bukit Pelangi, Sangatta, Selasa (27/9/2022).

Penyerahan simbolis paket sembako diberikan kepada 10 orang perwakilan masyarakat dengan berbagai profesi, yaitu buruh bangunan, sopir angkot, nelayan, tukang sapu jalan, penjual pentol keliling, pemulung, pengangkut sampah, kurir, petani dan supir truk.

Baca Juga  Disdikbud Kukar Rencanakan Berbagai Lomba dalam Peringatan Hardiknas 2025

Ardiansyah Sulaiman mengharapkan pelepasan kendaraan distribusi sembako di Masjid Agung Al-faruq mendapat keberkahan.

“Hari ini bapak Kapolda akan melepas kendaraan yang akan menuju kecamatan di Kutim terkait pembagian sembako. Sengaja diantar dari masjid menuju ke penerimanya, diharapkan dengan penuh keberkahan,” ungkapnya.

Sementara itu Kapolda Kaltim Irjen Pol Sugianto menuturkan, pada 3 September 2022 yang lalu pemerintah sudah mengumumkan kenaikan tarif BBM. Kebijakan ini memang harus diambil karena kalau tidak bakal berdampak sistemik terhadap roda perekonomian negara.

Baca Juga  Bupati Kukar Serahkan Bantuan Rp200 Juta di Desa Segihan untuk Penguatan Rumah Ibadah

“Mari kita merangkul semua untuk bersama-sama menyatukan misi dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait kebijakan tersebut,” ucapnya.

Lebih lanjut Sugianto menggugah masyarakat Kutim yang punya kelebihan untuk sama-sama berbagi rezeki. Kepada mereka yang terdampak langsung atas kenaikan harga BBM ini. (xl)

kampungbet