Demo di Balikpapan, Warga Protes Pajak dan Masalah Banjir

Foto : Aksi demo di depan Kantor DPRD Balikpapan. (Istimewa)

BALIKPAPAN – Ratusan warga yang tergabung dalam Aliansi Balikpapan Bergerak (Barak) menggelar aksi damai di depan kantor DPRD dan Balai Kota Balikpapan, Senin (1/9/2025).

Mereka menyuarakan keresahan atas berbagai persoalan kota, mulai dari banjir, kelangkaan kebutuhan pokok, hingga kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang dinilai memberatkan.

Massa mengenakan pakaian serba hitam sebagai simbol keprihatinan. Dalam orasinya, mereka menuntut pemerintah kota segera mencari solusi nyata terhadap permasalahan yang berulang.

Baca Juga  Novan Syahronny Minta Keterlibatan Perusahaan Tambang Saat Samarinda Dilanda Bencana

“Kami sudah dua kali ganti wali kota, tapi banjir tetap datang tiap hujan deras. Sampai kapan?” seru Dimas Aditya, perwakilan massa aksi.

Selain banjir, kelangkaan gas LPG, sulitnya pasokan solar, hingga kondisi jalan rusak menjadi keluhan utama. Namun yang paling mengejutkan warga adalah kenaikan PBB yang mencapai jutaan rupiah tanpa penjelasan yang jelas.

“Telat sehari bayar, kita didenda. Tapi giliran uang kelebihan bayar malah disimpan untuk tahun depan. Ini tidak adil,” tambahnya.

Baca Juga  Peringatan Hari Pramuka Ke-64 di Kukar, Loa Janan Juara Kwaran Tergiat

Aksi yang berlangsung damai itu menyoroti ketidakpuasan warga terhadap pelayanan publik. Mereka menegaskan kebutuhan dasar seperti infrastruktur dan energi seharusnya menjadi prioritas, bukan justru membebani masyarakat dengan pajak yang melonjak.

Hingga sore, massa tetap bertahan dengan orasi bergantian. Mereka berharap pemerintah daerah segera memberi penjelasan resmi dan langkah konkret untuk mengatasi masalah-masalah tersebut. (*/Zu)