Dinas Perdagangan Samarinda Siapkan 20 Titik Jadi Lokasi Pasar Murah

Dinas Perdagangan Samarinda Siapkan 20 Titik Jadi Lokasi Pasar Murah
Pedagang sembako di pasar Segiri. (Komparasinews)

SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mempersiapkan pasar murah pada 20 titik lokasi yang tersebar di seluruh kecamatan. Sebagai upaya inflasi dan menjamin ketersediaan bahan pokok dengan harga terjangkau jelang bulan Ramadhan dan Idulfitri.

“Tahun lalu, pasar murah hanya digelar sekali menjelang Ramadan dan Idulfitri. Tahun ini, kami upayakan minimal dua kali di setiap kecamatan, sehingga total ada 20 titik lokasi pasar murah di seluruh Samarinda,” kata Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Samarinda Nurrahmani, Selasa (28/1/2025).

Dinas Perdagangan (Disdag) Samarinda akan menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau di pasar murah, seperti beras, gula, minyak goreng, ayam, dan daging.

“Kami akan mengambil langsung dari distributor, sehingga harga di pasar murah bisa lebih rendah dari harga pasar,” ujarnya.

Baca Juga  KPU Samarinda Kolaborasi Media Massa untuk Sosialisasikan Pilkada 2024

Kemudian untuk penentuan lokasi pasar murah, Nurrahmani mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan kecamatan guna menentukan titik lokasi yang strategis dan mudah dijangkau masyarakat.

Kata dia, Disdag ingin memastikan pasar murah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas. Dalam hal ini pihaknya telah melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok di pasaran.

“Kami terus memantau harga dan ketersediaan bahan pokok di pasar. Laporan dari distributor dan pengecer menunjukkan stok aman, meskipun ada sedikit kenaikan harga pada beberapa komoditas,” ucap Nurrahmani.

Kenaikan harga diakui terjadi seperti pada bawang dan cabai. Kenaikan tersebut disebabkan beberapa faktor, seperti gagal panen di daerah penghasil dan curah hujan yang tinggi. Menurutnya Nurrahmani, kenaikan harga bawang dan cabai bukan karena permainan harga, tetapi memang kondisi di daerah penghasil sedang terkendala.

Baca Juga  Pemkab Kukar Tegaskan Data Evaluasi Penting dalam Penanganan Stunting

“Misalnya, cabai dari Jawa Timur mengalami gagal panen. Kami sudah berupaya mendatangkan pasokan dari daerah lain, seperti Makassar,” bebernya.

Kendati terjadi kenaikan, Nurrahmani memastikan bahwa harga akan berangsur turun. “Harga cabai dan bawang sudah mulai turun, beras dan gula juga stoknya aman aman,” ungkap Nurrahmani.

Adapun pasar murah akan digelar minimal dua kali di setiap kecamatan. Disdag juga mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan melakukan pembelian berlebihan. Nurrahmani menyatakan pihaknya akan menindak tegas oknum yang melakukan penimbunan bahan pokok, melalui tim pengawas yang menindaklanjuti laporan dari masyarakat. (nta)

Baca Juga  Bantu Warga Dapatkan Kebutuhan Pokok Selama Ramadan, Pemkot Samarinda Lakukan Ini
slot gacor slot gacor situs slot gacor slot gacor situs togel