
KUTAI KARTANEGARA – Dinas Perhubungan (Dishub) Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar rapat forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) terkait rencana pemindahan jalur Car Free Day (CFD) pada Senin (13/5/2024).
Kepala Dishub Kukar Junaidi menyampaikan tujuan pemindahan lokasi CFD agar lalu lintas dapat berjalan dengan lancar dan tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.
“Harus disepakati bersama untuk jalur lalu lintas yang akan dijadikan kawasan CFD. Semua usulan akan menjadi pertimbangan agar kegiatan CFD bisa berjalan baik dan lancar,” ujarnya.
Junaidi juga menerima usulan kawasan CFD bisa disinkronisasikan dengan kawasan budaya agar tempat wisata dan situs yang menjadi kawasan budaya di wilayah Kukar seperti museum, planetarium, Monumen Pancasila, Jam Telepon lebih dikenal oleh masyarakat.
“Pemindahan ini juga dapat memberi peluang kepada para seniman dan UMKM yang akan ikut meramaikan event tersebut,” tuturnya.
Dishub juga akan menata kawasan parkir dan UMKM dengan baik agar tidak menggangu masyarakat yang berolahraga dan bersepeda.
“Kita harus memikirkan akses kendaraan prioritas seperti ambulance dan damkar agar tidak terlalu jauh mengambil rute akibat penutupan ruas jalan,” jelasnya.
Kegiatan CFD hanya berlangsung selama 4 jam dimulai dari pukul 06.00 hingga 10.00 Wita setiap pekannya.
“Kita akan meninjau ulang area ruas jalan yang akan di tutup, penetapan area parkir, dan memilih jalan alternatif yang akan dilalui oleh masyarakat,” bebernya.
Dalam forum rapat tersebut melahirkan kesepakatan bahwa Lokasi Final Car Free Day (CFD) akan dipindahkan dari Jalan KH Akhmad Muksin ke kawasan sekitar Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura dan Museum Mulawarman. (zu/advdiskominfokukar)












