KUTAI KARTANEGARA – Run Street Ramadan 2026 resmi dibuka Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara (Kukar) di depan Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Rabu (25/2/2026) malam. Event lari malam itu langsung diserbu peserta yang mencapai 300 orang.
Perlombaan ini digelar untuk umum dan akan berlangsung selama 22 hari penuh sepanjang Ramadan. Setiap malam, kategori sprint 100 meter dibuka untuk putra-putri, tanpa membedakan atlet profesional dan non-atlet.
Kabid Prestasi Olahraga Dispora Kukar Rita Agustina mengatakan Run Street menjadi ruang positif bagi anak muda untuk menyalurkan energi selama Ramadan. “Kegiatan ini sangat positif khususnya bagi anak-anak dan pelajar, agar mereka menyalurkan energi ke hal yang baik dan tidak terlibat kegiatan negatif,” ujarnya.
Rita menegaskan, event ini bukan sekadar hiburan malam Ramadan, tetapi juga bagian dari upaya menjaring bibit atlet muda Kukar. Jika ditemukan peserta berpotensi, pembinaan lanjutan akan dilakukan melalui PPLP.
“Kalau ada peserta yang punya kualitas, tentu akan kami bina lebih lanjut,” tambahnya.
Ketua Pelaksana Moch Saddam Jordi menyebut Run Street Ramadan tahun ini menjadi satu-satunya event resmi dengan konsep tersebut di Kaltim.
“Peserta malam ini sekitar 300 orang, meningkat dari tahun lalu. Kami juga didukung Yayasan Arjuna sebagai sponsor utama, serta berbagai sponsor lokal,” jelasnya.
Selama 22 hari pelaksanaan, panitia menyiapkan hadiah setiap hari, termasuk uang pembinaan untuk pemenang dan doorprize bagi penonton. Jordi berharap Run Street Ramadan dapat menjadi agenda tahunan sekaligus pintu pembinaan atlet lari yang mampu mewakili Kukar di tingkat nasional. (fjr)












