KUTAI KARTANEGARA – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan persiapan kontingen menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim 2026 di Paser terus dimatangkan. Salah satu hal yang kini menjadi perhatian adalah pencairan uang saku bagi para atlet.
Dispora Kukar menargetkan uang tersebut sudah diterima atlet tiga hari sebelum keberangkatan. Kepala Dispora Aji Ali Husni mengatakan seluruh persiapan kontingen telah dibahas bersama cabang olahraga (cabor) dan DPRD Kukar dalam rapat dengar pendapat (RDP), Senin (21/8/2026).
Menurut Aji, persiapan tidak hanya menyangkut administrasi. Dispora juga telah memetakan kebutuhan akomodasi, transportasi hingga pola pengelolaan selama kontingen berada di Paser.
Untuk uang saku, Dispora masih harus melakukan koordinasi dengan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) serta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
Aji mengatakan pihaknya akan segera menyusun telaahan kepada Sekretaris Daerah Kukar selaku Ketua TAPD. Langkah tersebut diperlukan untuk memastikan kebutuhan anggaran yang diperlukan selama pelaksanaan Porprov.”Untuk uang saku, masing-masing Rp400 ribu dikalikan jumlah hari,” kata Aji.
Besaran tersebut, imbuhnya, merupakan standar yang digunakan Dispora. Total uang yang diterima setiap atlet nantinya menyesuaikan jumlah hari mereka bertanding berdasarkan jadwal yang dirilis Panitia Besar (PB) Porprov.
Selain persoalan uang saku, Dispora Kukar memilih memberikan ruang kepada masing-masing cabor untuk mengatur transportasi atlet dari Tenggarong menuju Paser dan sebaliknya. Skema tersebut dipilih karena setiap cabor memiliki jadwal pertandingan yang berbeda. Dispora menilai pengelolaan langsung oleh cabor membuat perjalanan dapat disesuaikan dengan kebutuhan atlet.
Termasuk waktu keberangkatan, istirahat selama perjalanan hingga kebutuhan makan dan minum selama berada di Paser. Menurut Aji Ali, pola tersebut dinilai lebih fleksibel dibandingkan jika seluruh kebutuhan transportasi diserahkan kepada pihak ketiga.
“Kalau kita serahkan kepada pihak ketiga, tentunya pihak ketiga akan mengejar target. Sementara kalau mereka sendiri yang mengatur, mereka bisa menyesuaikan waktu perjalanan, termasuk kapan harus beristirahat untuk menjaga kondisi fisik atlet,” ujarnya.
Aji memastikan skema tersebut telah dibicarakan dengan cabor. Dengan begitu, pengelolaan kebutuhan kontingen diharapkan dapat menyesuaikan kondisi masing-masing cabang olahraga.
Dia menyebut persiapan administrasi, akomodasi dan transportasi sejauh ini telah dikoordinasikan. Tinggal memastikan kebutuhan anggaran, terutama uang saku, dapat diproses sesuai waktu yang ditargetkan.
Targetnya, uang saku sudah berada di tangan atlet tiga hari sebelum keberangkatan. Dispora Kukar menyatakan akan memaksimalkan proses tersebut agar kebutuhan atlet dapat dipersiapkan sebelum kontingen bertolak ke Paser.
“H-3 targetnya. Sesuai permintaan teman-teman, mereka meminta agar H-3 uang saku sudah sampai ke tangan para atlet,” kata Aji. (fjr/adv)












