Dorong Pariwisata dan Citra Kota, RS Mulya Medika Samarinda Usung Medical Tourism

Dorong Pariwisata dan Citra Kota, RS Mulya Medika Samarinda Usung Medical Tourism
RS Mulya Medika. (istimewa)

SAAT kesehatan menjadi gerbang pariwisata kota, lahirlah sebuah gagasan baru— menjadikan Samarinda sebagai tujuan medical tourism. Semangat inilah yang mewarnai audiensi antara Wali Kota Samarinda, Wali Kota Andi Harun, bersama jajaran direksi dan tim marketing Rumah Sakit (RS) Mulya Medika Samarinda Seberang, Senin (8/9/2025) pukul 13.30 Wita.

Pertemuan yang berlangsung di Ruang Tamu Wali Kota, Lt. II Balaikota Samarinda ini digelar menjelang grand opening RS Mulya Medika yang akan berlangsung, Selasa (9/9/2025) pagi.

Direktur RS Mulya Medika, dr Khairani Hajjah, menjelaskan Rumah Sakit Mulya Medika Samarinda berkapasitas 140 tempat tidur dengan lima lantai ini hadir membawa konsep “Medical Tourism” atau ” Berobat Sambil Berwisata.” Konsep ini tidak hanya mengutamakan layanan kesehatan unggul, RS ini juga menawarkan paket pengalaman wisata bagi pasien dan keluarga.

Baca Juga  Lapangan Golf Bakal Dibangun di Pulau Kumala, Pemkab Kukar Siapkan Akses Jembatan

Meskipun tidak beroperasi dengan skema BPJS, Rumah sakit ini menawarkan layanan kesehatan eksklusif dengan memfokuskan layanan premium yang lebih personal.

“RS Mulya Medika ingin menjadi bagian dari wajah baru Samarinda. Seperti Penang yang dikenal dunia lewat pariwisata medisnya, kami ingin Samarinda juga bisa menjadi tujuan yang menghadirkan layanan kesehatan berkualitas sekaligus destinasi wisata yang berkesan,” ungkap dr Khairani.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Andi Harun menyambut baik langkah tersebut dan menyatakan kesediaannya hadir dalam grand opening mendatang. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan Dinas Kesehatan, khususnya dalam pemenuhan tenaga medis.

Baca Juga  DPRD Kaltim Desak Kepastian Hukum atas Polemik Jalan Rapak Indah

“Pembangunan rumah sakit ini ibarat menanam pohon rindang di tengah kota. Pohon itu memberi teduh bagi yang sakit, sekaligus menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” tutur Wali Kota.

Dia menambahkan, jika pariwisata medis tumbuh di Samarinda, maka yang terangkat bukan hanya sektor kesehatan, tetapi juga ekonomi dan citra kota.

Dengan sinergi antara layanan kesehatan dan sektor pariwisata, RS Mulya Medika Samarinda diharapkan dapat menjadi pionir pariwisata medis di Samarinda, sekaligus menegaskan posisi kota ini sebagai pusat layanan dan pertumbuhan baru di Kalimantan Timur, khususnya di Samarinda. (xl)