Dukung Pelayanan RT Lebih Maksimal, Pemdes Genting Tanah Salurkan Bantuan Ponsel

Dukung Pelayanan RT Lebih Maksimal, Pemdes Genting Tanah Salurkan Bantuan Ponsel
Pemdes Genting Tanah salurkan bantuan Handphone kepada RT. (Dok. Pemdes Genting Tanah)

KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Desa (Pemdes) Genting Tanah, Kecamatan Kembang Janggut telah menyalurkan bantuan ponsel kepada Pengurus Rukun Tetangga (RT) di wilayahnya. Bantuan tersebut merupakan bagian dari realisasi program Bantuan Keuangan Khusus Desa untuk RT (BKKD RT) senilai Rp50 juta per RT yang diberikan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara.

Kepala Desa Genting Tanah Junaidi mengatakan, program BKKD RT tahap pertama untuk tahun anggaran 2025 sudah masuk ke rekening desa dan langsung direalisasikan dalam bentuk pengadaan alat pendukung administrasi digital. Salah satunya ponsel bagi Pengurus RT.

“Kami melaksanakan program BKKD RT. Untuk tahun 2025 ini, tahap pertamanya sudah masuk ke rekening desa, sehingga bisa langsung direalisasikan untuk membantu pelaporan administrasi secara online bagi para pengurus RT,” ujar Junaidi saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Sabtu (31/5/2025).

Baca Juga  86 Kades Se-Kukar Resmi Dilantik, Ini Harapan Bupati Edi Damansyah

Disampaikan, seluruh RT di Desa Genting Tanah yang berjumlah 18 RT telah menerima bantuan tersebut. Selain smartphone, program ini juga mencakup kegiatan peningkatan kapasitas RT dan penerapan aplikasi online yang akan dilaksanakan di tingkat kecamatan.

“Memang selain HP, ada juga kegiatan-kegiatan lain yang menunjang, termasuk peningkatan kapasitas RT. Itu nanti akan dilaksanakan di kecamatan, khususnya untuk mendukung penggunaan aplikasi online di tingkat RT,” lanjut Junaidi.

Baca Juga  Cegah Kasus Perundungan, DP3A Kukar Beri Edukasi di Sekolah

Dia menjelaskan bahwa bantuan ini sangat membantu pelayanan kepada masyarakat. Terutama dalam hal pelaporan kependudukan kepada Disdukcapil yang kini banyak memanfaatkan sistem digital.

“Manfaatnya sangat dirasakan masyarakat karena program BKKD RT ini langsung menyentuh lingkungan RT, termasuk untuk menunjang fasilitas gotong royong dan kegiatan lainnya,” ungkapnya.

Junaidi berharap agar ke depannya nilai bantuan BKKD RT dapat ditingkatkan oleh pemerintah kabupaten, agar manfaat yang dirasakan masyarakat bisa lebih optimal.

“Kami bahkan berharap ke depannya ada peningkatan nilai dari pemerintah daerah.
Mudah-mudahan tidak hanya sampai di 50 juta, bisa lebih dari itu,” tutupnya. (adv/fjr)

Baca Juga  Kadinkes dan Direktur Perusahaan Jadi Tersangka Korupsi Pembangunan RS Bekokong Kutai Barat
monperatoto