KUTAI KARTANEGARA – Fasilitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Kecamatan Kembang Janggut saat ini belum memadai. Hal ini diharapkan Camat Kembang Janggut Tego Juwono agar mendapatkan dukungan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) dalam merealisasikan pembangunan TPA.
Diungkapkan, kebutuhan TPA di Kembang Janggut saat ini sangat diperlukan. Ada tiga wilayah yang harus didirikan TPA untuk menampung sampah.
“Kalau rencana kami, satu TPA di pusat Kecamatan, satu lagi di Kembang Janggut Seberang dan satu TPA lagi di wilayah Kembang Janggut Hulu,” terang Tego.
Permintaannya ini dia sampaikan langsung kepada Bupati Kukar Edi Damansyah pada Kamis (28/7/2022) lalu di ruang serba guna kantor Bupati Kukar.
Dalam kesempatan itu, Tego juga menceritakan persoalan lainnya, seperti sulitnya air bersih yang masih dirasakan masyarakat di tujuh desa. Masyarakat selama ini masih mengandalkan aliran air sungai tanpa dikelola langsung ke dapur rumah.
“Ada sekitar tujuh desa yang belum nikmati air bersih. Jika ingin membangun IPA, sumber airnya sudah ada di Desa Pulau Pinang,” ucapnya.
Menanggapi keluhan ini, Bupati Edi Damansyah meminta jajarannya untuk memetakan persoalan sampah dan TPA-nya. “Pemkab Kukar ada rencana pembuatan tujuh TPA baru di kecamatan-kecamatan,” kata Edi.
Sedangkan untuk urusan air bersih, mantan Sekda Kukar itu menegaskan, setidaknya ada 21 persen penduduk yang belum menikmati air bersih. Dirinya menargetkan persoalan ini selesai di 2023. (zu)












