Keterbatasan Anggaran, DPRD Samarinda Minta Pengadaan LPJU Dilakukan Bertahap

Anggota Komisi III DPRD Samarinda Markaca. (Istimewa)

SAMARINDAKebutuhan Lampu Penerangan Jalanan Umum (LPJU) hingga kini masih menjadi perhatian masyarakat. Terutama di beberapa kawasan pinggiran yang belum pernah mendapatkan penerangan, seperti Sambutan, Samarinda Seberang dan Palaran hingga Loa Janan Ilir. 

Menyikapi hal ini Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Markaca meminta agar warga bisa bersabar menunggu langkah dari Pemkot Samarinda. Sebab kapasitas listrik dari PLN juga terbatas. 

Sedangkan dalam setiap tahunnya, dia meyakini Pemkot Samarinda sudah rutin menganggarkan untuk pembangunan LPJU. Hanya saja semua ini tergantung dari ketersedian dari aliran listrik PLN. “Sedangkan kapasitas dari PLN juga terbatas, sehingga memang pembangunan LPJU ini harus bertahap dilakukan,” ungkap Markaca. 

Baca Juga  Diiringi Tarian Gendang Baleq, DPD PKS Kukar Daftarkan Bacaleg ke KPU

Politikus Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini mengungkapkan, keberadaan LPJU tentu menjadi penunjang untuk menjadikan Samarinda sebagai kota industri. Sebab kedepannya akan banyak investor yang akan menanamkannya di Samarinda, sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). “Terutama di daerah-daerah pinggiran itu yang perlu menjadi perhatian pemerintah,” tegasnya. 

Dia memastikan, program pemenuhan LPJU untuk seluruh kawasan telah menjadi masukan DPRD Samarinda terhadap pemkot. Namun memang harus menyesuaikan dengan kekuatan anggaran setiap tahunnya. “Karena peruntukan APBD ini kan terbagi-bagi makanya memang harus dilakukan secara bertahap, tapi sudah masuk dalam perencanaan yang diprioritas oleh Pemkot Samarinda,” demikian Markaca. (zu)

Baca Juga  Hingga Mei 2023, Tingkat Perekaman KTP-el di Kaltim Capai 98 Persen