Komisi II DPRD Samarinda Yakinkan Pedagang Tak Perlu Khawatir Soal Keberlanjutan Pasar Pagi

Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Fuad Fakhruddin. (Istimewa)

SAMARINDA – Sebagai respons terhadap kekhawatiran pedagang Pasar Pagi terhadap rencana relokasi yang akan dilakukan Pemkot Samarinda, Fuad Fakhruddin, Ketua Komisi II DPRD Samarinda, memberikan penjelasan. Ia meminta para pedagang untuk tidak khawatir dan yakin bahwa Pemkot akan tetap memperhatikan keberlanjutan pasar tersebut.

Fuad menjelaskan bahwa, “Pasar Pagi memang sudah tidak layak dari segi konstruksi. Ada banyak masalah seperti penyempitan jalan, penataan yang kurang baik, hingga masalah pengelolaan ruko.”

Baca Juga  Dewan Ikut Kawal SE Kemenkes

Menurutnya, revitalisasi Pasar Pagi merupakan langkah positif. “Ambisi Pemkot Samarinda untuk merevitalisasi pasar ini menunjukkan keinginan untuk membuat Samarinda lebih maju,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Samarinda, Marnabas Patiroy, menyebutkan bahwa ada rencana relokasi pedagang Pasar Pagi ke beberapa lokasi alternatif. “Ada sekitar 2.800 pedagang yang akan kita relokasi ke Pasar Segiri, Mall Mesra Indah, dan beberapa pasar lainnya,” kata Patiroy.

Baca Juga  Muhammad Rudi Apresiasi Perubahan Kota Samarinda, Minta Masyarakat Lakukan Ini

Patiroy juga menambahkan, “Proses relokasi ini dilakukan dengan tujuan untuk memastikan bahwa pedagang tetap bisa berjualan sementara revitalisasi berlangsung.”

Fuad juga menekankan pentingnya komunikasi antara pedagang dan pemerintah. Ia berharap agar sosialisasi dilakukan secara detail dan berulang kali, untuk memastikan semua pihak mendapat informasi yang benar dan jelas.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh proses ini berjalan dengan baik untuk kemaslahatan semua pihak,” pungkas Fuad. (zu)