MBG di Samarinda Dapat Respon Positif, Berikan Susu Dua Kali Sepekan

MBG di Samarinda Dapat Respon Positif, Berikan Susu Dua Kali Sepekan
MBG di SDN 004 Samarinda Utara. (Ist)

SAMARINDA – Progam Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah ditetapkan Presiden Prabowo Subianto mendapat respon positif dari kalangan masyarakat dan anak-anak di sekolah. Di Samarinda, program ini dijalankan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menyesuaikan gizi anak-anak sekolah.

Wakil Ketua SPPG Samarinda Sirajul Amin menuturkan, bahwa program ini memenuhi sekitar 25 persen kebutuhan gizi harian anak dalam satu kali makan.

“Porsinya sudah disesuaikan untuk anak-anak SD, sehingga tepat sasaran,” kata Sirajul, Selasa (28/1/2025).

Menurut Sirajul, menu makanan dalam program ini jelas tidak monoton alias bervariasi setiap harinya. Dia memastikan anak-anak tidak bosan dan tetap mendapatkan nutrisi yang seimbang. Tak hanya soal rasa, program ini juga memperhatikan kesehatan anak-anak sekolah.

Baca Juga  Bakti Sosial PKK Kukar, 25 Anak Ikuti Khitanan Massal di Jonggon A

“Kami sudah menyebarkan formulir ke orang tua untuk mendata alergi pada anak-anak yang memiliki alergi pada makanan tertentu,” ujarnya.

Sirajul menyebut menu yang diberikan disesuaikan untuk siswa dengan alergi, sehingga semua anak tetap bisa menikmati makan bersama. Susu, sebagai salah satu sumber protein dan kalsium, diberikan dua kali seminggu.

Meski Samarinda bukan penghasil susu, kandungan gizinya tetap dioptimalkan. Sirajul menilai, rata-rata setiap porsi makanan mengandung 500 kilokalori, cukup untuk mendukung aktivitas harian anak-anak.

Baca Juga  Ribuan Siswa SD di Kubar dan Mahulu Gosok Gigi Massal, Ada Apa?

Dia juga menyampaikan untuk dapur umum dikelola oleh Yayasan Pendidikan Islam Pinang Seribu, bekerja sama dengan CV Shanum Nuraya. Kerja sama ini dibangun guna menjamin kualitas makanan yang higienis, bergizi, dan tetap sesuai standar kesehatan.

“Kami juga ingin anak-anak terbiasa, bahwa sebelum makan harus mencuci tangan,” kata Sirajul.

Edukasi ini ia harapkan menjadi kebiasaan yang melekat hingga dewasa, dan bukan hanya di lingkungan sekolah tetapi di rumah anak-anak bisa menerapkan kebiasaan tersebut.

Sirajul berharap program ini berjalan lancar tanpa hambatan. “Tujuan kami adalah membantuk generasi Samarinda yang sehat, cerdas, dan berdaya,” pungkasnya. (nta)

Baca Juga  Pastikan Kesehatan Aman, Dinkes Kukar Tes Kebugaran Calon Jemaah Haji
slot gacor slot gacor situs slot gacor slot gacor situs togel