KUTAI KARTANEGARA – Kesehatan para calon jemaah haji dari Kutai Kartanegara (Kukar) telah diperiksa kebugarannya oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) pekan lalu.
“Tes kebugaran dibagi menjadi lima zona,” sebut Koordinator pelaksana Nurul Fitriningsih.
Nurul mengurai zona pelaksanaan tes kebugaran tersebut. Khusus zona Tenggarong diikuti lima kecamatan yaitu Loa janan, Tenggarong, Tenggarong Seberang, Loa Kulu, dan Sebulu. Dengan jumlah sebanyak 90 orang jemaah.
Nurul menambahkan, pada tes kebugaran tahun ini Kukar mengalami pembatasan kuota jemaah haji sekira 45 persen. Dari 540 orang menjadi 245 orang, yang terbagi di 16 kecamatan se-Kukar.
“Sebelum melakukan tes kebugaran, jemaah terlebih dahulu melakukan pendaftaran, cek kesehatan meliputi gula darah, kolesterol, asam urat, indeks massa tubuh dan tekanan darah,” imbiuhnya.
Tes kebugaran terdiri dari tes rockport untuk jemaah, yang usianya kurang dari 60 tahun. Calon jemaah diminta melakukan aktivitas fisik terlebih dahulu mulai dari lari pendek, jalan cepat, dan jalan santai menurut kemampuan sejauh 1,6 kilometer.
“Untuk calon jemaah haji yang berusia lebih dari 60 tahun dilakukan tes kebugaran selama enam menit,” tambahnya.
Tujuan dari tes kebugaran ini untuk mengetahui tingkat kebugaran sekaligus sebagai latihan bagi calon jemaah sebelum berangkat ke tanah suci Makkah. Karena ibadah haji melibatkan aktivitas fisik seperti Sai, tawaf dan melempar jumroh.
Dinkes Kukar juga mengimbau calon jamaah haji untuk menjaga kebugaran sampai menjelang keberangkatan ke makkah. Makan makanan yang bergizi, istirahat yang cukup, karena suhunya kurang lebih 40 sampai 50 derajat.
Meskipun tidak dalam keadaan haus, jemaah dianjurkan membasahi kerongkongan dengan minum air putih.
“Jangan lupa juga untuk selalu mencuci tangan pakai sabun hingga bersih, karena masih dalam masa pandemi Covid-19 dan membawa perlengkapan protokol kesehatan,” tutupnya. (zu)












