Pasar Murah dan Operasi Pasar PPU Bakal Digelar di Sembilan Titik

Pasar Murah dan Operasi Pasar PPU Bakal Digelar di Sembilan Titik
Kepala Dinas KUKM Perindag PPU Saidin. (Diskominfo PPU)

PENAJAM PASER UTARA – Pasar Murah dan Operasi Pasar bakal dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) melalui Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (KUKM Perindag). Bekerja sama dengan Badan Urusan Logistik (Bulog), Induk Koperasi Pedagang Pasar (Inkoppas) dan Bank Indonesia (BI), kegiatan ini digelar mulai 10 hingga 18 April 2023 pada sembilan titik.

Rencana ini disampaikan Kepala Dinas KUKM Perindag PPU Saidin, Rabu (5/4/2023). Kata dia, Pasar Murah dan Operasi Pasar untuk menekan kenaikan harga bahan pokok dan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Ketika mendekati hari H itu kan harga pasti bergejolak naik. Caranya pemerintah menekan ini, mengimbangi ini, ya tentu dilakukan dengan Pasar Murah ini,” terang Saidin.

Dipaparkan, Operasi Pasar akan diselenggarakan di empat titik meliputi halaman Kantor Kelurahan Pejala pada 15 April 2023, halaman Kantor Desa Bangun Mulya pada 16 April 2023, halaman Kantor Desa Babulu Laut pada 17 April 2023, dan halaman Kantor Kelurahan Pemaluan pada 18 April 2023. Operasi Pasar ini bakal dimulai pukul 10.00 Wita pada masing-masing titik.

Baca Juga  Operasi Ketupat 2026 Dimulai, Kapolri Tekankan Mudik Aman dan Lancar

Sementara Pasar Murah bakal digelar di lima titik meliputi Kelurahan Gunung Seteleng pada pada 10 April 2023, Desa Sidorejo pada 11 April 2023, halaman Kantor Camat Waru pada 12 April 2023, lapangan sepak bola Babulu pada 13 April 2023, dan lapangan sepak bola Desa Sukaraja pada 14 April 2023. Pasar murah ini bakal dimulai pada pukul 15.00 Wita di kelima titik itu.

Persiapan Pasar Murah dan Operasi Pasar ini, sebut Saidin, telah dilakukan. BI membantu memfasilitasi kegiatan dan Perum Bulog akan menyiapkan ketersediaan barang. Sementara Pemkab PPU menyiapkan lokasi serta fasilitas terkait yang dibutuhkan.

Baca Juga  Syahariah Mas’ud Minta DPRD Dilibatkan dalam Perencanaan Program Pemerintah Kaltim

Pemkab juga tengah mengusahakan toko ritel dan produk UKM untuk dapat berpartisipasi dalam kegiatan Pasar Murah tersebut. “Kami harapkan dia (toko ritel) bisa mengisi. Selain barang-barang yang dari Bulog itu, juga dari ritel-ritel yang ada itu,” terang Saidin.

Dipaparkan, harga yang ditetapkan dalam kegiatan Pasar Murah merupakan harga di bawah harga pasar. Tiga harga bahan yang telah ditetapkan di antaranya beras premium Rp60 ribu per 5 kg, Tepung Kita Rp13 ribu per kg) dan Gula Kita Rp14.500 per kg. Ttelur dan bawang akan diusahakan tersedia pada Pasar Murah kali ini.

Baca Juga  Dispora Kukar Dorong Pertumbuhan Wirausaha Muda Lewat Program Pembinaan dan Kolaborasi Lintas Sektor

Saidin menegaskan tidak ada ketentuan khusus bagi masyarakat PPU untuk bertransaksi di Pasar Murah. Masyarakat bisa langsung datang dan membeli barang.

“Hanya saja pembelian akan dibatasi sesuai dengan ketersediaan barang yang ada agar semua masyarakat mendapatkan barang tersebut dengan harga murah,” pungkasnya. (xl)