KUTAI KARTANEGARA – Sejumlah posisi kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) hingga kini masih dijalankan pejabat Pelaksana Tugas (Plt). Pemkab Kukar memastikan proses pengisian jabatan definitif tengah disiapkan dan ditargetkan mulai dilakukan pada awal Januari 2026.
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengatakan pengisian jabatan tidak dilakukan tergesa-gesa. Hal ini karena pemerintah ingin memastikan setiap posisi diisi oleh pejabat yang paling sesuai dengan kompetensi dan minatnya.
“Kalau Kepala Dinas, insyaallah kemungkinan itu awal Januari. Kami sudah menyelesaikan tahap Jofit, dan sekarang menggali lagi potensi masing-masing kepala dinas, keinginan mereka, passion mereka ada di mana. Ini yang sedang kami ramu,” jelas Aulia usai meresmikan Jembatan Kedaton Agung, Selasa (23/12/2025).
Dia menegaskan proses rotasi dan pengisian jabatan dilakukan berdasarkan prinsip right man in the right place. Tujuannya agar setiap pejabat dapat bekerja optimal sesuai kapasitasnya.
“Artinya kita berusaha mendudukkan orang dengan prinsip itu. Sehingga potensi terbaik seseorang bisa benar-benar keluar saat mereka berada di posisi yang tepat,” ujar Aulia.
Saat dikonfirmasi mengenai jumlah jabatan kepala OPD yang masih kosong, Aulia menyebut angkanya cukup besar. “Kalau yang kosong itu lebih dari sembilan,” ungkapnya.
Menurut Aulia, tahapan pengisian jabatan akan dilakukan bertahap. Pertama, pemerintah akan melakukan reposisi dan penyegaran terhadap pejabat yang sudah ada. Setelah itu barulah dibuka seleksi terbuka untuk mengisi jabatan kepala OPD secara menyeluruh.
“Yang ada ini kita akan lakukan reposisi dulu, penyegaran dulu. Habis itu baru kita melakukan seleksi terbuka untuk seluruh kepala organisasi perangkat daerah,” kata Bupati. (fjr)












