Pemprov Kaltim Berikan Penghargaan untuk Tenaga Kesehatan di Momen HKN Ke-60

Pemprov Kaltim Berikan Penghargaan untuk Tenaga Kesehatan di Momen HKN Ke-60
Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik memberikan penghargaan kepada tenaga kesehatan teladan. (Foto: Arief/Humas Pemprov Kaltim)

SAMARINDA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) memberikan penilaian dan penghargaan untuk tenaga kesehatan di dalam upacara peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60 tahun 2024 di Halaman Kantor Gubernur Kaltim, Selasa (12/11/2024). Penghargaan ini sebagai bentuk terima kasih dan apresiasi kepada tenaga kesehatan.

Penghargaan diserahkan Penjabat (Pj) Gubernur Akmal Malik didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Sri Wahyuni dan Plt Kadis Kesehatan. Penghargaan ini meliputi pemenang tenaga kesehatan teladan, rumah sakit milik pemerintah, kader berprestasi dan berinovasi, kelompok asuhan mandiri kesehatan tradisional melalui pemanfaatan toga, health competition yang diselenggarakan oleh Saka Bakti Husada.

Baca Juga  Otorita IKN Tertibkan 57 Lapak Ilegal, Cegah Pencurian Material Konstruksi

Akmal menyebut, sangat tepat mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada pejuang-pejuang kesehatan yang telah membuat kinerja kesehatan bagus serta luar biasa pada momentum HKN ini.

“Walaupun masih ada yang kurang dan masih banyak persoalan yang harus kita jadikan PR ke depan, seperti kualitas pelayanan publik, integrasi lembaga yang diberikan otoritas untuk penyediaan layanan kesehatan, juga peningkatan kualitas tenaga kesehatan kita,” ujar Akmal yang bertindak sebagai inspektur upacara dalam peringatan HKN ke-60 tahun 2024.

Menurutnya, pembiayaan kesehatan saat ini terbilang cukup bagus. Namun yang terpenting adalah ketepatan program kesehatan bisa sampai kepada masyarakat.

Baca Juga  Dewan Ingatkan IKN Jangan Dikuasai Orang Luar

Kata dia, ada satu isu yang menarik yang disampaikan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin yaitu perihal kanker serviks atau kanker lehir rahim.

“Pencegahannya sangat penting dan langkah-langkah sudah dilakukan, karena ini sebuah patologi yang sekarang menjadi ancaman dunia, khususnya bagi kaum perempuan,” ungkap Akmal.

Karena itu dirinya mengucapkan terima kasih kepada Menkes dan jajaran yang mengangkat isu kanker serviks ini sebagai isu yang utama pada peringatan HKN ke-60 tahun ini. Pemerintah Pusat, sebut Akmal, tentu tidak mampu melakukan sendiri.

“Hanya dengan sinergitas dan kolaborasi yang erat antara pusat, provinsi, kabupaten dan kota serta partisipasi seluruh elemen masyarakat, sehingga pilar transformasi kesehatan dapat kita tegakkan menuju perubahan yang lebih baik,” tegasnya. (xl/advdiskominfokaltim)