Penentuan Program Sosial Ekonomi, Kelurahan Melayu Gelar FKP Regsosek

Penentuan Program Sosial Ekonomi, Kelurahan Melayu Gelar FKP Regsosek
Suasana FKP di Kelurahan Melayu. (Istimewa)

KUTAI KARTANEGARA – Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) dalam rangka Pendataan Awal Registrasi Sòsial Ekonomi (Regsosek). Bertempat di Aula Kantor Lurah Melayu Tenggarong, Kamis (11/5/2023).

Lurah Melayu Aditiya Rakhman mengatakan, pendataan awal Regsosek 2023 dilakukan karena masih terbatasnya data sosial ekonomi yang mencakup seluruh penduduk untuk menentukan target program pembangunan. Serta belum terlaksananya kontrol kualitas data dan ketepatan pemutakhiran data tersebut.
Hasil pendataan awal Regsosek akan dijadikan acuan pemerintah menyusun dan melaksanakan program terkait sosial ekonomi. Diketahui pendataan awal Regsosek telah dilaksanakan 15 Oktober hingga 14 November 2022 lalu terhadap seluruh keluarga di Indonesia. Bertujuan mendorong percepatan penghapusan kemiskinan ektrem, integrasi program, dan menuju satu data Indonesia.

Baca Juga  Lapas Kelas IIA Samarinda Bina Kerohanian Warga Binaan di Bulan Ramadan

“Tujuan khusus dari kegiatan ini adalah untuk menangkap dinamika perubahan kesejahteraan masyarakat sebagai rujukan. Untuk integrasi program perlindungan sosial dan pemberdayaan ekonomi dan meningkatkan pelayanan publik,” ungkapnya.

Diharapkan dari kegiatan adalah kesepakatan ketua/pengurus SLS/tokoh masyarakat mengenai tingkat kesejahteraan keluarga di masing-masing daerahnya. Adapun kegiatan ini terdìri dari verifikasi keluarga, serta pendataan keluarga.

Baca Juga  Sebut Pemkab Tak Tinggal Diam, Bupati PPU Serahkan Bansos untuk Atlet Korban Kecelakaan

“Kegiatan Forum Konsultasi Publik dikelurahan Melayu ini berjumlah 47 RT dilaksanakan selama 4 hari, dan masing – masing 12 RT mengikuti kegiatan ini setiap hari,” tutupnya. (zu)