KUTAI KARTANEGARA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kutai Kartanegara (Kukar) terus berjalan lancar di berbagai sekolah. Hingga awal Oktober 2025, tidak ada laporan kasus keracunan yang terjadi selama pelaksanaan program tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kukar Kusnandar memastikan, seluruh dapur penyedia makanan dalam program MBG telah memenuhi standar keamanan pangan dan higienitas.
“Dinas Kesehatan memberikan pelatihan kepada para penjamah makanan agar dapur MBG higienis dan sesuai standar,” ujar Kusnandar saat ditemui di Pendopo Wakil Bupati, Senin (6/10/2025).
Menurutnya, meskipun pengelolaan MBG berada di bawah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Dinkes tetap berperan dalam pengawasan dan pelatihan rutin untuk menjamin makanan yang dikonsumsi siswa aman.
“Insyaallah aman selama semua mengikuti prosedur. Biasanya kalau sampai terjadi keracunan, itu karena tidak memenuhi SOP,” tutur Kusnandar.
Dia menjelaskan, aspek keamanan pangan menjadi tanggung jawab bidang Pencegahan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P3PL) Dinkes Kukar. Karena itu, seluruh dapur MBG diwajibkan menerapkan prinsip keamanan pangan dan gizi seimbang.
“Yang memasak untuk program MBG sudah kita latih terlebih dahulu, termasuk soal kandungan gizinya,” kata Kusnandar.
Sementara itu Kepala SMPN 1 Tenggarong Imam Huzaini turut memastikan pelaksanaan MBG di sekolahnya berjalan aman tanpa kendala berarti. Sebanyak 946 siswa tetap menerima jatah makan bergizi sesuai jadwal.
“Paling cuma soal selera saja, tapi tidak sampai jadi masalah. Secara umum berjalan baik dan aman,” tandasnya. (fjr)












